nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapal Feri Merak-Bakauheni Wajib Berukuran 5.000 Gt

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 18:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 07 320 1974670 kapal-feri-merak-bakauheni-wajib-berukuran-5-000-gt-iQEs9onwZo.jpg Ilustrasi Kapal: Okezone

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mewajibkan setiap pengoperasian kapal feri di lintas Merak-Bakauheni (Jakarta-Lampung) menggunakan ukuran kapal minimal 5.000 gross ton (GT).

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, kewajiban pengoperasian kapal feri tersebut sudah tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan PM 88/2014.

"Jadi, para operator kapal telah kami berikan tenggat waktu empat tahun sejak keputusan tersebut berlaku pada 24 Desember 2014. Dan nantinya akan diberlakukan kewajiban setiap pengoperasian kapal feri itu pada tanggal 24 Desember 2018," ujarnya di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Baca Juga: Cikarang Waterways, Jalur Khusus Angkutan Kontainer di Sungai dan Laut

Dia menjelaskan, pihaknya telah menyuruh para operator kapal yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) dan Indonesian National Ferryowners Association (INFA), untuk mengganti kapal baru atau meningkatkan tonase kapal menjadi 5.000 GT.

"Kita (Kemenhub), tidak ada penambahan kapal karena telah dilakukan moratorium untuk penerapan kewajiban kapal 5.000 GT, sejak 2014," jelasnya.

Baca Juga: Pelindo I Ditunjuk sebagai Operator Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung

Dia menambahkan, bahwa kapal feri yang beroperasi dengan tonase di atas 5.000 GT untuk lintas Merak Bakauheni pada 24 Desember 2018 sebanyak 68 unit.

"Terdiri dari 22 unit kapal eksisting, 21 unit kapal yang sudah ditingkatkan tonasenya, dan 25 unit kapal baru," pungkasnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini