nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belum Punya KTP, Ternyata Sudah Bisa Investasi di Pasar Modal

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 19:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 16 278 1978929 belum-punya-ktp-ternyata-sudah-bisa-investasi-di-pasar-modal-dxRujQ7qTx.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)

SOLO - Regulator telah mempermudah masyarakat berinvestasi di pasar modal. Bahkan, kini masyarakat yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) bisa membuka akun reksadana. Persyaratannya hanya dengan melampirkan Nomor Induk Kepegawaian (NIK) dari Kartu Keluarga (KK).

Reksadana salah satu instrumen investasi pasar modal yang digalakkan regulator pasar modal. Hal ini diinisiasi oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Direktur KSEI Syafruddin mengatakan, saat ini KSEI lebih ke arah mendukung BEI agar kebijakan ini jika berhasil menjadi investor pasar modal.

Baca Juga: Transaksi Harian BEI Meningkat, Asing Catat Aksi Beli Rp3,78 Miliar dalam Sepekan

"Beberapa hal yang sudah diadopsi yang penting ada NIK bisa jadi investor," kata Syafruddin di Solo, Jumat (16/11/2018).

Dia menambahkan, pada dasarnya setiap masyarakat mempunyai NIK yang tercatat di KK. Jika sudah berhak memiliki KTP, nantinya nomor NIK akan menjadi nomor KTP.

"Jadi bila belum punya KTP, nomor NIK bisa dipakai buat buka rekening dengan melampirkan KK sebagai dokumennya," jelasnya.

ihsg

Sedangkan untuk terkait pajak, nomor NPWP bisa menggunakan NPWP orangtuanya. Tentunya NPWP orangtua yang digunakan sesuai dengan yang tertera di KK. Pembukaan akun reksadana tanpa KTP itu sudah bisa diterapkan oleh KSEI sejak 2 minggu yang lalu.

"Kenapa ini sangat aplicable untuk nasabah reksadana, karena untuk reksadana tidak diperlukan pembukaan RDN (Rekening Dana Nasabah) di bank," paparnya.

Baca Juga: Masih Ada 1 Anggota Bursa Belum Siap Terapkan Transaksi Saham T+2

Lanjut dirinya menjelaskan, pihaknya dalam jangka panjang juga akan menerapkan hal yang sama untuk pembukaan akun investasi saham. Namun, hal tersebut masih terkendala dengan persyaratan pembukaan RDN di bank kustodian yang masih mensyaratkan KTP.

"Kita akan diskusikan dengan bank RDN untuk kemungkinan pembukaan RDN untuk nasabah yang belum punya KTP. Apakah bisa cukup dengan NIK yang tercantum di KK. Biar yang investor saham juga sama mudahnya untuk buka rekening," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini