nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Anjlok Usai Penangkapan Putri Pendiri Huawei

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 21:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 06 278 1987863 wall-street-anjlok-usai-penangkapan-putri-pendiri-huawei-AS9EXguraG.jpg Bursa saham Wall Street dibuka melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)

JAKARTA Wall Street dibuka anjlok pada perdagangan Kamis (6/12/2018). Bursa saham Amerika Serikat (AS) amblas usai penangkapan seorang eksekutif Huawei menyulut kekhawatiran akan gejolak ketegangan Sino-AS, sementara penurunan harga minyak menambah tekanan.

Melansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 289,65 poin atau 1,16% menjadi 24.737,42. Indeks S&P500 dibuka lebih rendah sebesar 36,55 poin atau 1,35% ke 2.663,51 dan Nasdaq Composite turun 141,37 poin atau 1,97% menjadi 7.017,05 pada bel pembukaan.

Baca Juga: Wall Street Naik Tajam Imbas Gencatan Perang Dagang

Untuk diketahui, pihak otoritas Kanada telah menangkap Chief Financial Officer (CFO) perusahaan teknologi komunikasi raksasa China, Huawei Meng Wanzhou di Vancouver, Kanada. Meng Wanzhou akan diekstradisi ke AS

Wanzhou Meng ditangkap oleh Departemen Kehakiman Kanada pada hari Sabtu 1 Desember 2018 dan otoritas AS ingin Kanada untuk melakukan ekstradisi terhadap Meng.

 wall street

Ian Mcleod perwakilan agensinya, mengungkapkan bahwa ada pelarangan terhadap Meng, namun tak bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut.

“Ada larangan publikasi yang berlaku, maka dari itu kami tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut saat ini,” ungkapnya dilansir dari Business Insider.

Pihak otoritas Kanada menangkap putri dari pendiri Huawei tersebut saat sedang melakukan transit penerbangan atas perintah dari Amerika Serikat.

Baca Juga:  Wall Street Menguat Didorong Harapan terhadap Hasil Pertemuan Trump dengan Xi Jinping

Meng ditangkap karena dicurigai melanggar sanksi perdagangan AS terhadap Iran.

Juru bicara Huawei Chase Skinner, mengungkapkan bahwa perusahaan hanya diberi sedikit informasi mengenai penangkapan tersebut.

“Perusahaan hanya diberikan sangat sedikit informasi mengenai tuduhan tersebut, dan tidak mengetahui kesalahan yang dilakukan oleh Nona Meng. Perusahaan yakin bahwa sistem hukum Kanada dan AS akan mencapai keputusan yang adil,” pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini