nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Dibuka Lesu Usai Rilis Data Tenaga Kerja

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 21:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 07 278 1988369 wall-street-dibuka-lesu-usai-rilis-data-tenaga-kerja-KXyZNjOBeW.jpg Bursa saham Wall Street dibuka melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA – Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Jumat (7/12/2018). Bursa saham Amerika Serikat sedikit lebih rendah setelah rilis data tenaga kerja. Data tersebut cukup ampuh meredam prediksi kenaikan suku bunga tahun depan.

Melansi Reuters, indek Dow Jones Industrial Average turun 28,85 poin atau 0,12% menjadi 24.918,82.


Baca Juga: Ekonomi AS Melambat, Wall Street Ambruk 

 

S&P500 dibuka lebih rendah dengan 4,69 poin atau 0,17% ke 2.691,26 dan Nasdaq Composite .IXIC turun 24,77 poin atau 0,34% menjadi 7.163,49 pada bel pembukaan.

Pada perdagangan kemarin, Wall Street bergerak dua arah (mixed) pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB) karena kekhawatiran perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang masih berlanjut.

wall street


Tercatat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 79,40 poin atau 0,32% ke 24.947, indeks S&P 500 turun 4,11 poin atau 0,15% menjadi 2.695 poin. Sementara indeks Komposit Nasdaq naik 29,83 poin atau 0,42% menjadi 7.188. Demikian seperti dilansir Xinhua.


Baca Juga: Wall Street Anjlok Usai Penangkapan Putri Pendiri Huawei 


Seperti yang diketahui, imbal hasil surat utang pemerintah AS bertenor tiga tahun melampaui imbal hasil obligasi AS bertenor lima tahun pada Senin 3 Desember 2018.

Kurva imbal hasil terbalik menarik perhatian investor karena statistik historis menunjukkan bahwa ketika imbal hasil jangka pendek diperdagangkan di atas suku bunga jangka panjang, resesi bisa terjadi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini