
Secara book value, kata Alfred memang murah, tapi karena merugi pertimbangan book value masih belum cukup kuat untuk bisa menjadi alasan sahamnya murah sehingga layak untuk dibeli. Disamping itu Analis Ciptadana sekuritas Gani melihat, langkah yang dilakukan EXCL dengan melakukan refinancing dari dollar AS ke rupiah akan menjadi positif kedepannya, sebab dia menduga cara tersebut dilakukan dilakukan EXCL untuk menghindari fluktuasi dari segi kurs.”Setiap tahun perusahaan teleko akan nambah terus hutangnya karena terus melakukan ekspansi, jadi ya bagus kalau melakukan refinancing dalam bentuk rupiah,” ujarnya.
Namun dia tidak menyarankan investor untuk mengoleksi saham ini, sebaiknya investor wait and see saham ini hingga tarifnya lebih baik dari kompetitornya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.