Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah CEO yang Pilih Perusahaan dari pada Beli Rumah

Andrea Heschaida Nugroho , Jurnalis-Rabu, 12 Desember 2018 |07:21 WIB
Kisah CEO yang Pilih Perusahaan dari pada Beli Rumah
Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

Hal ini ada hubungannya dengan harga properti di kampung halamannya Hong Kong yang digolongkan menjadi salah satu pasar real estat termahal di dunia dengan rata-rata apartemen seharga USD1.547.

rumah

Steven menyatakan bahwa dirinya memiliki cita-cita yang berbeda dengan orang lain. Di saat orang lain ingin memiliki sebuah properti, Steven ingin memiliki perusahaan.

“Orang berbeda memiliki mimpi yang berbeda. Jika mimpimu ingin memiliki properti, atau ingin kaya dengan berinvestasi di bidang properti, itu benar-benar baik. Aku hanya memilih opsi yang tidak diambil kebanyakan orang, yaitu memiliki perusahaan,” jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement