JAKARTA - Proses negosiasi PT Freeport Indonesia dengan pemerintah memasuki babak baru. Masyarakat yang berlokasi di tambang emas Freeport meminta diikutsertakan dalam perundingan tersebut.
Senior Vice President PT Freeport Indonesia Silas Natkime menilai, perlu adanya kontrak segitiga dalam divestasi saham PT Freeport Indonesia.
"Kontrak segitiga itu kami sebagai pemegang hak ulayat harus tandatangan, pemerintah tandatangan dan perusahaan juga tandatangan. Supaya nanti hasil untungnya itu pemerintah untung, perusahaan untung dan kami orang Papua juga untung," ujar Silas Natkime, dalam keterangannya, Rabu (12/12/2018).
Baca Juga: Transaksi Divestasi Freeport Lunas, Izin Usaha Segera Terbit
Putra asli Tanah Papua itu menekankan, pentingnya dialog segitiga antara pemerintah Indonesia, PT Freeport Indonesia dan perwakilan suku-suku pemegang hak ulayat yang ada di sekitar konsesi pertambangan PT Freeport Indonesia.
"Selama ini pemegang hak ulayat tidak dilibatkan dalam dialog, hanya itu internal pemerintah dengan perusahaan saja. Kalau pemegang hak ulayat dilibatkan akan lebih mudah untuk kita bisa selesaikan. Tapi kalau hanya dua pihak saja tidak akan mungkin selesai," tuturnya.

Keterlibatan pemegang hak ulayat dinilai sangat penting lantaran mereka adalah rakyat Papua yang bersentuhan langsung dengan dampak pertambangan PT Freeport Indonesia.
"Memang semua pihak tidak mau kalah dalam urusan PT Freeport Indonesia ini. Tapi saya jamin, masyarakat Papua betul-betul tulus karena ini adalah untuk kepentingan kami juga, demi kemajuan Papua," harapnya.
Baca Juga: Pembayaran Divestasi Lunas, Freeport Dapat Izin Usaha Permanen
Meski demikian, masyarakat Papua mengapresiasi langkah cepat Presiden Jokowi yang rutin menggelar rapat terbatas dalam rangka percepatan divestasi saham PT Freeport Indonesia.
Langkah cepat itu dinilai dapat meminimalisir munculnya masalah-masalah baru terkait divestasi saham PT Freeport Indonesia.
"Terimakasih Pak Presiden Jokowi. Mudah-mudahan kami diberi kemudahan berdialog dengan Pak Presiden supaya kami nanti dapat sampaikan langsung ke Bapak soal Freeport ini," pungkasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.