JAKARTA - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengatakan, banyak sekali kemungkinan yang dapat dihasilkan dari pasar rakyat modern. Dengan adanya pasar rakyat modern ini dapat memudahkan dari segi pengelolaan.
“Pasar Klewer sudah memulai retribusi bayar PLN secara cashless,” ujar Enggar, Rabu (12/12/2018).
Baca Juga: Presiden: Daya Saing Pasar Rakyat Menang tapi Jangan Dibiarkan Becek dan Kumuh
Enggar juga menambahkan, Pontianak sebagai contoh telah membuat aplikasi harga komoditi agar masyarakat dapat mengetahui harga-harga di pasar.
“Kalau misal dia mau belanja bawang, dia bisa tahu yang murah di mana dan di toko apa,” ujar Enggar.
Enggar telah meminta agar aplikasi tersebut disebar ke pemerintah daerah lainnya.
Baca Juga: 21 Pasar Tradisional Direvitalisasi, Bakal Dilengkapi Bioskop hingga Rusun
Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas), merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan jaringan Pasar Induk berbasis semidigital yang bertujuan mengembangkan jalur distribusi nasional komoditi pangan yang berkesinambungan dari sentra produksi hingga pusat distribusi.
Enggar menilai, pasar rakyat yang kecil juga dapat melakukan jalur distribusi online seperti paskomnas dengan dilakukannya digitalisasi.
“Di sebuah kampung, ada salah satu warung yang digitalisasi dan ternyata (pembayarannya) bisa cashless,” jelas Enggar.
Baca Juga: Pasar Turi Kehilangan Pamor, Ini Sederet Kisah Pedagang Bertahan Hidup
Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mendorong serta memfasilitasi pasar rakyat agar dapat digitalisasi.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.