nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Program Satu Juta Rumah Tembus 1.091.255 Unit

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 20:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 13 470 1991005 program-satu-juta-rumah-tembus-1-091-255-unit-Rm8dsHIbDk.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan memberikan update tentang program sejuta rumah. Hingga saat ini program sejuta rumah memang sudah mencapai target

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan, per 10 Desember 2018, sudah ada 1.091.255 unit rumah terbangun. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga akhir tahun.

 Baca Juga: Program Satu Juta Rumah Tahun Ini Sudah Berdiri 582.638 Unit

Pasalnya jumlah ini pun mengalami peningkatan hanya dalam tempo 10 hari saja. Pada akhir November lalu, program sejuta rumah sudah mencapai 1.041.323 unit rumah.

"Alhamdulillah sesuai janji kita semua kita tembus satu juta rumah. Sebetulnya pertengahan sudah 1.091.255 unit itu update per 10 Desember 2018," ujarnya dalam bincang media di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Khalawi menambahkan, tercapainya program sejuta rumah juga tidak terlepas dari sinergitas seluruh stakeholder di bidang perumahan baik itu dari pemerintah pusat, daerah, swasta dan masayarakat. meskipun menurutnya angkanya masih didominasi oleh pemerintah.

"Dalam gerakan ini seluruh pemerintah pusat, daerah swasta dan masyarakat bersama sama mendorong," ucapnya.

 Baca Juga: Menteri Basuki Pamer Capaian Program Sejuta Rumah

Berdasarkan perhitungan kontribusi pemerintah terhadap program sejuta rumah adalah sekitar 50%. Di mana 20% di antaranya adalah disediakan dari Direktorart Jenderal Penyediaan Peruamahan dan 30% berasal dari Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan.

Sedangkan sisanya berasal dari berbagai macam stakeholder perumahan. Baik itu dari swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun lewat skema Kerjasam Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

"Ancar-ancar saja kira-kira 50% pemerintah hadir disitu. 20% dari APBN langsung yang dikelola Dirjen Penyediaan perumahan, 30% itu subsidi melalu pembiayaan," jelasnya.

 Baca Juga: Capaian Program Sejuta Rumah di Era Presiden Joko Widodo

Menurut Khalawi, program sejuta rumah merupakan cara pemerintah untuk menekan angka backlog. Baik itu backlog secara kepemilkan rumah maupun backlog dari sisi kualitas rumah.

"Program sejuta rumah ini suatu program yang menggerakan seluruh stakeholder untuk bersama sama membangun perumahan atau menyelesaikan masalah backlog," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini