Share

Sarankan Tanam Jengkol, Ini Alasan Presiden Jokowi

Jamilah, Okezone · Senin 17 Desember 2018 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 17 320 1992407 alasan-presiden-jokowi-sarankan-petani-sawit-beralih-tanam-jengkol-dan-petai-cDVsv2r3z0.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar petani beralih dari menanam pohon sawit ke jengkol. Pasalnya harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar internasional kian merosot.

"Saya beritahu ya, sawit kita sudah gede banget sekitar 13 juta hektare, produksinya 42 juta ton per tahun. Kalau terlalu gede lagi nanti harganya turun, harus sadar kalau suplai banyak harga turun, dimain-mainin dengan harga di pasar internasional," kata Jokowi di Taman Hutan Pinus Kenali, Kota Jambi.

Baca Juga: Nilai Tukar Petani Naik Jadi Tanda Daya Beli Terus Membaik

Untuk mengantisipasinya, Presiden berpesan agar para petani jangan berharap dari menanam buah sawit. Ke depan cari yang lebih menjual dan merauk untung banyak, seperti kopi, kayu manis, jengkol, dan petai.

Tidak hanya itu, menurut Jokowi, buah manggis juga menjanjikan jika dijadikan komoditi. Sebab, permintaan konsumen di Singapura, Taiwan, Hongkong, Jepang dan Cina sekarang ini cukup tinggi sekali.

Baca Juga: Upah Buruh Tani Naik 0,24% di November 2018

"Minyak bunga matahari di Prancis, jadi jangan semua nanam sawit semua, mana yang tadi yang ingin nanam sawit yang lain (masih) banyak misalnya ditanami nilam, kepayang, itu minyak untuk kosmetik, parfum banyak sekali, jenis tanamannya jangan hanya sawit terus, (juga) karet harganya jatuh bareng-bareng pusing bareng juga," ujar Jokowi.

Kemudian, Jokowi memanggil para petani yang memanfaatkan lahan dari SK Perhutanan Sosial untuk menanam kayu manis, kepayang, hingga pete dan jengkol.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini