nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akhirnya Garuda Indonesia Terbang dari Bandara Kertajati, ke Mana Rutenya?

Fathnur Rohman, Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 17:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 18 320 1992991 akhirnya-garuda-indonesia-terbang-dari-bandara-kertajati-ke-mana-rutenya-wqunha0BdN.jpg Garuda Indonesia Terbang dari Bandara Kertajati (Foto: Okezone)

MAJALENGKA - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi membuka penerbangan baru dengan rute Kertajati-Lampung-Palembang dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).

Regional CEO Jakarta Raya Garuda Indonesia Harri Khairuddin mengatakan, jika rute tersebut dibuka untuk mempermudah aksesibilitas, serta konektivitas warga Jawa Barat yang akan menuju Sumatra atau sebaliknya.

"Ini merupakan salah satu cara kami untuk membantu langsung penerbangan ke Majalengka ini. Orang-orang Majalengka yang di luar Jawa Barat juga bisa menikmati penerbangan ini," kata Harri di BIJB Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (18/12/2018).

Baca Juga: Menhub Ajak Milenial Promosikan Bandara Kertajati

Harri menuturkan, penerbangan rute itu akan melayani tiga kali penerbangan dalam sepekan, yaitu Selasa, Kamis, dan Sabtu. Pesawat yang digunakan sendiri berjenis ATR72 600 dengan kapasitas 70 penumpang.

Dengan tingkat okupansi pada penerbangan perdana mencapai 80% atau sekitar 55-56 penumpang. Membuat Garuda Indonesia berencana akan membuka rute penerbangan Kertajati-Jakarta.

"Kami pun berencana ke depannya akan membuka juga tujuan Jakarta, saat ini perizinannya sedang diurus," ujarnya.

Harri sendiri menyebutkan, keberadaan Garuda Indonesia di BIJB Kertajati itu untuk mendukung pemerintah dalam memajukan perekonomian, khususnya wilayah Jawa Barat di bagian timur, dengan begitu, para investor akan tertarik menanamkan modalnya.

"Ini merupakan pasar yang sangat potensial. Dibukanya rute baru ini, adalah cara kami untuk mendukung pengembangan ekonomi," katanya.

Baca Juga: Bagaimana Caranya agar Bandara Kertajati Ramai Penumpang?

Sementara itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan, pembukaan rute tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan kapasitas BIJB. Sebelum pembukaan rute baru itu, terlebih dahulu telah dilakukan kajian oleh berbagai pihak. Hasilnya, terbukti pada penerbangan pertama okupnasinya mencapai 80%.

"Walaupun persiapannya sekitar satu minggu, ternyata okupansinya di atas 80%. Jika di atas itu berarti penerbangan tersebut menguntungkan," pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini