nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabar Gembira, Beli Rumah Subsidi Bisa Lewat Online

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 21:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 21 470 1994601 kabar-gembira-beli-rumah-subsidi-bisa-lewat-online-clmzSgxLDP.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) meluncurkan sistem subsidi checking secara online.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat, bank pelaksana, Pengembang dan stekholder perumahan lainnya untuk melakukan pengecekan terhadap pemanfaatan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi baik itu FLPP maupun SSB.

Direktur Utama PPDPP Budi Hartono mengatakan, lewat aplikasi ini masyarakat maupun bank pelaksana bisa mengetahui tentang pemanfaatan program subsidi perumahan. Khusus masyarakat, nantinya bisa mengetahui apakah dirinya bisa mengajukan untuk mendapatkan KPR subsidi atau tidak lewat website tersebut.

 Baca Juga: Ini 25 Bank Penyalur KPR FLPP di 2019

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan melakukan pengecekan bisa langsung mengakses website online yang disediakan oleh PPDPP.

Adapun caranya adalah cukup dengan menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK). Setelah NIK diinput barulah masyarakat menekan tombol Check dan secara otomatis akan keluar tulisan bisa mengajukan atau tidak bisa mengajukan.

"Saat ini PPDP kembangkan sistem host to host dengan bank pelaksana supaya proses pertukaran data dan informasi menjadi lebih cepat akurat," ujarnya di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Nantinya lanjut Budi, operasional dari website tersebut akan dipegang oleh PPDPP. Sebab, PPDPP merupakan Satuan Kerja yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri PUPR melalui koordinasi dengan Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

 Baca Juga: Pemerintah Siapkan Alternatif Pembiayaan Pembangunan Rumah Murah

Selain itu, PPDPP juga memiliki tugas lain. Seperti bertugas untuk mengelola dan menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Bank Pelaksana.

"PPDPP sudah mengimplementasikan sistem eflpp sejak 2016, sehingga servis level agreement kami adalah 3 hari pencairan dana FLPP sejak penagihan. Sistem FLPP ini mendapat penghargaan," jelasnya.

Lebih lanjut pemerintah sendiri tengah memfokuskan untuk mengembangkan pembiayaan KPR Subsidi. Salah satu caranya adalah dengan melaksanakan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan perbankan tentang Penyaluran Dana Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Kredit Pemiikan Rumah Sejahtera bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2019.

"Beberapa hal yang menjadi fokus kami dalam penyaluran dana FLPP 2018 ini adalah pertama adalah ketepatan target sasaran, kedua rumah layak huni, rumah yang berkualitas, kinerja bank pelaksana, dan ditugasi program KPR FLPP sejahtera ini kepada masyarakat khususnya MBR," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini