nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Alasan Milenial Pilih Resign, dari Gaji hingga Ribetnya Birokrasi Kantor

Widi Agustian, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 14:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 26 320 1996130 3-alasan-milenial-pilih-resign-dari-gaji-hingga-ribetnya-birokrasi-kantor-HWG16TtVJS.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Generasi milenial yang umumnya berusia 20-30 tahun biasanya sudah mapan dalam pekerjaannya. Tapi ternyata, tidak semua milenial bisa bertahan dalam pekerjaannya.

Dalam penelitian yang dilakukan perusahaan teknologi dalam bidang rekrutmen, Kalibrr, terkuak sejumlah alasan kenapa milenial lebih memilih resign. Ternyata, gaji tidak menjadi alasan utama milenial memutuskan untuk resign. Demikian terungkap dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/12/2018).

Gaji menempati posisi ketiga untuk mengapa kandidat milenial memutuskan keluar dari perusahaannya. Alasan utama pekerja milenial laki-laki maupun perempuan untuk meninggalkan pekerjaannya yaitu persepsi lingkungan kerja yang penuh birokrasi dan dirasa tidak dapat mendukung pekerja.

Selain itu, terbatasnya kesempatan karyawan untuk berinovasi juga menjadi faktor yang dapat mendorong generasi milenial untuk berhenti.


 Baca juga: 4 Tantangan Keuangan yang Harus Dijawab Generasi Milenial

Meski begitu, gaji tetap menjadi pertimbangan utama kandidat milenial dalam hal mencari pekerjaan. Namun beberapa faktor lain juga mulai meningkat seperti progres karir yang pesat dan lingkungan kerja yang kolaboratif serta dapat saling mendukung antar tim.

Lebih dalam lagi, terdapat perbedaan yang kontras antara pria dan wanita sebagai pertimbangan. Pria cenderung memikirkan sebuah perusahaan untuk dapat dijadikan batu loncatan karir yang lebih baik serta sarana untuk pengembangan diri. Di lain pihak, wanita lebih melirik perusahaan yang memberikan pengaturan kerja yang fleksibel.

Penelitian yang dilakukan terhadap lima ratus profesional milenial di Indonesia ini ternyata memiliki temuan yang menarik untuk disimak para pemberi kerja, khususnya profesional SDM di bidang perekrutan.

Terkait perusahaan yang menarik bagi profesional milenial, sebanyak 56% wanita dan 44% pria dengan latar belakang IT memilih Telkom sebagai perusahaan yang paling menarik sebagai tempat untuk mereka bekerja diikuti oleh Google, Gojek dan Tokopedia.

Untuk kandidat yang memiliki latar belakang selain IT, Pertamina menjadi sasaran utama pria untuk meniti karir. Di sisi wanita, Google mampu menarik perhatian kaum hawa milenial yang bergerak di bidang non IT.

Di sisi lain, informasi mengenai deskripsi pekerjaan sudah tidak menjadi informasi yang cukup bagi kandidat milenial. Karakter mereka yang selalu ingin tahu, membuat mereka mencari lebih dalam tentang kehidupan di perusahaan untuk membantu mereka membuat pilihan perusahaan mana yang akan menjadi sasaran untuk melamar.

Faktanya 4 dari 5 perempuan senang mengulik informasi mengenai nilai, budaya, dan jaringan internasional perusahaan. Sedangkan pria tertarik dengan peluang jenjang karir di masa depan dan kesempatan untuk dapat menambah pengetahuan untuk semakin berkembang.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini