nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KUR Beri Keuntungan 2 Kali Lipat bagi Nasabah

Mulyani, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 16:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 27 320 1996687 kur-beri-keuntungan-2-kali-lipat-bagi-nasabah-bUPU7tedNE.jpg Bank BRI (Foto: Okezone)

DEPOK – Komisaris Bank BRI Rofikoh Rokhim menuturkan bahwa nasabah yang telah menerima dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) mendapatkan keuntungan yakni omzet, profit, dan pembentukan tenaga kerja yang naik dua kali lipat.

Rofikoh juga mengatakan, Bank Indonesia telah mengeluarkan aturan untuk seluruh perbankan di Indonesia sejak 2012, bahwa perbankan harus menyalurkan 20% pangsa kreditnya untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tahun 2018. Di mana hal ini dilakukan secara bertahap, yakni pada 2015 sebesar 5%, 2016 sebesar 10%, 2017 sebesar 15%, dan tahun ini harus mencapai 20%.

Baca Juga: BRI Beberkan Manfaat KUR dan Kupedes

“Kita harus melihat Korea yang telah maju pertaniannya, industrinya dan lain lain, karena disana semua bank diwajibkan untuk menyalurkan pangsanya hingga 45% untuk UMKM dan industri-industri baru,” ujar Rofikoh Rokhim dalam acara Diseminasi Riset KUR dan Kupedes di Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia, Kamis (27/12/2018).

Seperti yang kita ketahui, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selain memiliki fungsi untuk mengejar laba tetapi juga harus menjadi agen pembangunan. Ini adalah alasan dilakukannya penelitian terhadap program KUR dan Kupedes Bank Rakyat Indonesia (BRI) oleh dosen dari Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, yakni Rofikoh Rokhim, Ida Ayu agung Wijayanti, Arief Wibisono Lubis, Winalda Perdana. Dimana BRI merupakan salah satu perusahaan.

rupiah

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kredit ini dapat membantu masyarakat menciptakan shared value, dimana kredit ini tidak hanya membantu sampai pada tahap nasabah tetapi dari nasabah bisa membantu sekitar.

“Adanya shared value ini bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas dan pada saat yang bersamaan juga dapat meningkatkan kondisi kesehatan, lingkungan, dan indikator-indikator lain dari sosial wellbeing,” ungkap Ida Ayu Agung Wijayanti.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah menganggap penyaluran KUR dan Kupedes oleh BRI penting dalam upaya mereka menciptakan shared value melalui pengembangan kluster usaha. Selain itu, hasil survey juga akan menjadi masukan bagi BRI dalam menjalankan tugasnya sebagai agen pembangunan. Bahwa dalam melakukan penyaluran pembiayaan, BRI tidak hanya berorientasi pada keuntungan namun juga untuk meningkatkan kesejahteraan nasabah dan pemangku kepentingan nasabah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini