nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernyataan Gubernur The Fed Buat Dolar Melemah

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 05 Januari 2019 09:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 05 20 2000265 pernyataan-gubernur-the-fed-buat-dolar-melemah-VFrRbEIffa.jpg Ilustrasi: Dolar AS (Foto Shutterstock)

NEW YORK - Kurs dolar AS melemah terhadap beberapamata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Hal tersebut menyusul pernyataan peryataan Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell tentang kenaikan suku bunga ditambah dengan data pekerjaan yang kuat mengurangi permintaan pedagang terhadap mata uang.

Melansir Xinhua, Sabtu (5/1/2019), Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat menyebut jika pihaknya akan tetap berhati-hati dalam menaikan suku bunga acuannya di tahun 2019. Dalam mengambil langkah kenaikan suku bunga, Bank Sentral AS akan menyesuaikan dengan kndisi perekonomian dunia terkini.

Disisi lain, laporan tenaga kerja AS juga dilaporkan sangat positif. Hal ini sangat membantu untuk mengurangi kekhawatiran pasar tentang perekonomian AS yang akan jatuh selama dua tahun kedepan.

Dalam rilis Departemen Tenaga Kerja, total penggajian pekerjaan non pertanian AS meningkat sebesar 312.000 pada Desember. Hal tersebut diluar dari perkiraan pasar dan pengamat ekonomi lainya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,13% menjadi 96,1871 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1398 dolar AS dari USD1,1391 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2740 dolar AS dari USD1,2629 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7116 dari USD0,7002.

Dolar AS dibeli 108,52 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,75 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9864 franc Swiss dari 0,9885 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3394 dolar Kanada dari 1,3480 dolar Kanada.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini