Kenaikan telah ditunda dua kali, setelah kenaikan menjadi 8% pada tahun 2014 mendorong perekonomian ke dalam resesi.
Abe menjelaskan, pendapatan dari kenaikan pajak yang dijadwalkan adalah kunci untuk memastikan sistem kesejahteraan sosial Jepang berkelanjutan. Pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang cukup untuk mengurangi dampaknya dari pertumbuhan ekonomi.
"Tidak ada perubahan pada sikap kami untuk menaikkan pajak penjualan sesuai jadwal, kecuali Jepang dihantam kejutan pada skala (runtuhnya) Lehman Brothers," tutur Abe.
(Dani Jumadil Akhir)