nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Atasi Turunnya Harga Karet, RI Koordinasi dengan Thailand dan Malaysia

Jum'at 11 Januari 2019 16:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 11 320 2003189 atasi-turunya-harga-karet-ri-koordinasi-dengan-thailand-dan-malaysia-zwSlj5DhL9.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia siap berdiskusi dengan Thailand dan Malaysia untuk mengatasi persoalan turunnya harga karet di pasar internasional.

"Kita perlu kerja sama, paling tidak dengan Thailand dan Malaysia, kalau sendiri-sendiri, tidak bisa," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, dikutip dari Antara News, di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Darmin menjelaskan koordinasi dengan dua negara tetangga ini dilakukan karena harga karet sedang mengalami penurunan, padahal tidak ada kelebihan permintaan.

"Kita melihat bahwa karet tidak 'oversupply', tapi kenapa harganya turun terus, pasti ada yang tidak beres," ujarnya.

Baca Juga: Upaya Pemerintah Tingkatkan Harga Karet

Dia menduga terjadi permainan harga di tingkat spekulan sehingga diskusi untuk mencari solusi dengan sesama negara produsen karet harus dilakukan.

"Spekulan banyak yang memainkan informasi, kita sudah melihat persediaan stok untuk dua bulan, tidak semestinya menjatuhkan harga sejauh itu," katanya.

Baca Juga: Pemerintah Beli 2.542 Ton Karet Petani untuk Campuran Aspal

Setelah dilakukan diskusi dengan Thailand dan Malaysia, menurut Darmin, maka diskusi lanjutan juga akan dilakukan ke bursa komoditi di Singapura dan Shanghai.

"Kita telusuri juga, dimana penentuan harga karet. Ternyata di dua tempat, bursa Singapura dan Shanghai," kata Darmin.

Dia mengharapkan upaya diskusi ini bisa menstabilkan harga karet yang tidak lagi merugikan petani karet dan tidak menganggu kestabilan produksi industri karet.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini