nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Apresiasi Kinerja Kementan, Produksi Gabah dan Jagung Harus Dipertahankan

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 15:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 14 320 2004237 dpr-apresiasi-kinerja-kementan-produksi-gabah-dan-jagung-harus-dipertahankan-8X0txSc2XY.jpg Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo (Foto: Kementan)

JAKARTA - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),Edhy Prabowo mengapresiasi capaian kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) selama kurun waktu 4 tahun ini. Edhy mengatakan produksi gabah dan jagung harus dipertahankan untuk kepentingan bangsa yang lebih luas.

"Kami sangat mengapresiasi capaian Kementan di bawah komando Mentri Amran Sulaiman. Secara prinsip DPR dari lintas fraksi mendukung dalam hal konteks pembangunan negara kita tidak bisa berbeda, selama itu kepentingan merah putih kita harus dorong," kata Edhy saat mengadiri Rakernas 2019 Pembangunan Kementerian Pertanian di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).

Baca Juga: Kementan Bagikan 40 Ton Benih Padi Varietas Unggul Baru di Tasikmalaya

Mengenai perbedaan data BPS pendekatan lama (eye estimate) dengan pendekatan baru (Kerangka Sampel Area/ KSA) yang sempat menjadi polemik, Edy menegaskan agar Kementan jangan ragu menyampaikan hitungan dari kementrian teknis terkait kondisi dan data produksi pangan nasional.

"Saya ingin menyampaikan pada Kementan bahwasanya kalau datanya benar sampaikan saja," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo juga mengapresiasi capaian dan keberhasilan Kementerian Pertanian selama 4 tahun ini. Menurut dia, keberhasilan Kemendes dalam mengurus desa tertinggal tak lepas dari keberhasilan Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Mentan Beri 600.000 Ekor Ayam Petelur ke 11 Ribu Rumah Tangga Miskin

"Upaya dan kerja keras kami dalam mengentaskan 5000 desa tertinggal dan menciptakan 2000 desa mandiri Alhamdulillah mulai tercapai berkat keberhasilan di sektor pertanian," katanya.

Eko menjelaskan, sejauh ini pihaknya berhasil mengentaskan 6.700 desa tertinggal dan 2600 desa mandiri. Ribuan desa ini secara umum adalah masyarakat yang berpenghasilan dari sektor pertanian dan peternakan.

"Desa di kita ini sebanyak 82% sangat bergantung pada sektor pertanian dan peternakan. Oleh karena itu kami berharap melalui rapat kerja ini mampu meningkatkan sinergitas pembangunan bangsa yang lebih baik," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini