nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Sukses Bisnis Tas Branded? Ini Tipsnya

Sabtu 19 Januari 2019 20:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 19 320 2006735 ingin-sukses-bisnis-tas-branded-ini-tipsnya-UZL4SuBcKT.jpg Tas Hermes (foto: Ist)

JAKARTA - Melihat wanita yang kini amat menggilai tas branded, pastinya sudah tidak mengherankan lagi. Tas keluaran rumah mode dunia seperti Hermes, Chanel, Louis Vuitton, Gucci, Balenciaga, atau Dior adalah segelintir merek yang kerap menjadi bulan-bulanan.

Walaupun harga tas branded tersebut bisa mencapai ratusan juta rupiah, mereka tak gentar untuk tetap memilikinya dengan berbagai cara. Bukan hanya sekedar menunjang penampilan, ternyata hampir semua tas branded tadi memiliki nilai investasi yang cukup besar. Pasalnya, setiap tahun harga tas bisa naik 12% hingga 14% secara global.

Jika terus dirawat dengan baik, nilai dari tas-tas tersebut bisa terus meningkat bahkan mampu mengalahkan logam mulia, deposito, saham hingga reksa dana. Nah dengan besarnya antusiasme kaum hawa terhadap tas branded, di Indonesia sendiri bisnis ini kian menjamur.

Baca Juga: Intip Peluang Bisnis Serabi Solo Modalnya Cuma Rp3 Jutaan

Ada yang mengambil stok langsung dari luar negeri, sebagian ada pula yang menjualnya dalam kondisi preloved. Terjun ke bisnis tas branded sebenarnya tidak sulit. Selama Anda pribadi juga menggemarinya, segala hal tentang tas tersebut pun bisa dipahami sampai ‘khatam’. Dengan begitu, Anda jadi lebih mudah menjadikannya suatu bisnis yang sangat menjanjikan. Melansir CekAja.com, agar sukses berbisnis, berikut ini tips-tipsnya:

Gabung ke komunitas

Jangan segan untuk ikut tergabung dalam komunitas pecinta tas branded, mulai setidaknya dari sosial media seperti Instagram. Bila perlu datangi acara khusus yang rutin digelar, misalnya Irresistible Bazaar.

Melalui komunitas ini, maka Anda bisa terus up to date dengan produk terbaru, bagaimana selera pasar, serta tas mana saja yang harganya potensial untuk dijual.

herme

Terkadang antar teman di suatu komunitas juga kerap kali saling membeli tas jualan masing-masing, jika kebetulan Anda memiliki seri tas yang mereka inginkan ataupun sebaliknya.

Cari tahu merek tas yang paling digemari

Selera pasar tentunya berbeda-beda. Di Indonesia, pasti setiap penggila tas memiliki preferensi tersendiri akan produk yang mereka inginkan.

Lebih mudah lagi kalau melihat gaya beberapa public figure. Misalnya ketika Ibu Iriana Jokowi tampil dengan tas Dior Mini “Lady Dior” berwarna hitam, banyak orang yang kemudian langsung mencari tas tersebut.

Permintaan pun otomatis meningkat. Tas satu ini memang banyak digemari oleh banyak wanita karena meski tampak simple, namun tetap memberi kesan classy.

Tentukan target pasar

Jangan lupa tentukan target pasar. Misalnya jika eksekutif muda, cukup jual tas yang mereka gemari.

Kalangan tersebut umumnya memiliki jiwa yang unik. Louis Vuitton mungkin agak membosankan bagi mereka, sehingga desain tas yang artsy seperti Balenciaga dan Fendi lebih difavoritkan.

Kalau sudah tau seperti apa target pasar Anda, tentu akan mempermudah bisnis tas branded ini. Tak perlu menyediakan banyak stok dari berbagai merek, cukup beberapa saja asalkan sesuai dengan keinginan target pasar tadi.

Jalin kerjasama dengan kerabat di luar negeri

Punya kenalan atau saudara yang bermukim di luar negeri? Coba saja jalin kerjasama untuk membantu usaha ini.

Pada saat tertentu toko-toko tas di beberapa negara sering melakukan penjualan dengan harga murah, nah pada saat inilah anda bisa meminta bantuan mereka untuk berbelanja produk diskon tersebut.

herme

Rawat dan perhatikan kelengkapan tas

Bila sektor bisnis tas branded Anda adalah preloved, rawat sebaik mungkin sebelum dijual kembali nantinya. Untuk tas berbahan kulit, minimal satu minggu sekali harus diangin-anginkan agar tidak lembab.

Selain itu, masukkan silica gel untuk menjaga agar tetap kering. Kemudian supaya ukuran tas tetap baik sebaiknya dimasukkan kertas-kertas yang lembut dan bersih.

Perhatikan juga kelengkapan tas yang dimiliki, tetaplah simpan paper bag, kotak, dustbag, care card, hingga struk pembelian agar nilai jual tidak menurun.

Dalam bisnis di dunia jual-beli tas branded, kepercayaan buyer adalah nomor satu. Menjaga nama baik itu kuncinya.

Jangan sesekali menjual tas dengan kualitas mirror, sekalipun secara fisik hampir keseluruhannya mirip. Setiap penggila tas branded biasanya tahu apakah barang tersebut asli atau tidak, bahkan dengan hanya melihat saja tanpa menyentuhnya. Bagaimana, tertarik untuk terjun ke bisnis ini?

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini