nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

J Resource Asia Cari Dana Rp534,49 Miliar dari Private Placement

Senin 21 Januari 2019 13:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 21 278 2007255 j-resource-asia-cari-dana-rp534-49-miliar-dari-private-placement-O6esDluiuc.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB) berencana mencari pendanaan di pasar modal lewat aksi korporasi penerbitan saham baru sebanyak 2,64 miliar saham melalui penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement.

Perseroan berencana melakukan private placement dengan jumlah sebanyak-banyaknya 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan yakni 2,64 miliar saham dengan nilai nominal Rp20 pada harga pelaksanaan sekurang-kurangnya Rp202 per saham.Total dana yang akan diperoleh dari private placement sebanyak Rp534,49 miliar atau setara dengan ekuivalen USD36,90 juta. Dana yang dihasilkan dari private placement akan dimasukkan ke dalam kas perseroan, sehingga kas perseroan bertambah menjadi sebesar USD61,74 juta.

Baca Juga: Berproduksi 2019, J Resources Fokus Garap Tambang Pani dan Doup

Dana hasil private placement akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan menambah jumlah saham yang beredar, di mana pemanfaatan dana tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan perseroan. Sejalan dengan rencana ini, para pemegang saham perseroan dapat memberikan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang akan diselenggarakan pada Selasa, 26 Februari 2019.

Direktur J Resources Asia Pasific William Surnata pernah bilang, target pendapatan pada tahun 2018 tak jauh berbeda dengan pendapatan pada tahun lalu. Dimana pendapatan perusahaan pada tahun 2017 sebesar USD219,40 juta. Sementara untuk target pendapatan tahun 2019 tetap di atas USD200 juta.

Tercatat sampai September tahun 2018, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar USD153,90 juta, perolehan ini turun 6,17% ketimbang pendapatan pada periode yang sama tahun 2017 lalu sebesar USD78,40 juta.Beban pendapatan juga menurun 2,50% menjadi USD76,79 juta pada kuartal III 2018, pada kuartal III 2017 beban pendapatan sebesar USD78,40 juta. Perusahaan ini memperoleh laba bruto USD77,12 juta turun 9,93% dari perolehan tahun lalu sebanyak USD85,63.

ihsg

PSAB mendapat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk pada kuartal ketiga tahun 2018 USD6,97 juta turun 33,75% dari laba bersih tahun lalu USD10,52 juta. Selain itu, perseroan juga sudah menjual volume emas sebanyak 119,800 troi ons (troy oz) sepanjang periode Januari hingga September 2018. Dimana target 2018, volume penjualan emas sebanyak 173.000 hingga 174.000 troi ons.

William mengatakan untuk tahun 2019 target volume produksi sebanyak 168.000 troi ons. "Kalau cuaca mendukung perkiraan dapat mencapai produksi 168.000 troi ons. Jangan dilihat ada penurunan produksi, untuk tahun depan kita akan membangun pabrik di Doup, sebagian ada yang kamialokasi di sana," tegasnya.

Sekarang ini produksi emas PSAB berasal dari tambang emas Bakan di Sulawesi Utara, tambang emas Seruyung di Kalimantan Utara dan Tambang Emas Penjom di Malaysia. Demikian dilansir dari Harian Neraca, Senin (21/1/2019).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini