Kegiatan itu memanfaatkan momentum Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) di Karachi. Pertemuan yang mengawali pelaksanaan PEOC ini, selain dimaksudkan untuk meningkatkan perdagangan sawit antara dua negara, juga membahas penguatan kerja sama Indonesa-Pakistan Palm Oil Joint Committee (IP JPOC).
IP JPOC merupakan forum komunikasi eksportir importir yang dibentuk Maret 2017 di Karachi atas inisiatif Indonesia. Iwan Suyudhie Amri menekankan pentingnya menjaga komunikasi antarkedua pelaku bisnis sawit untuk mengaddress berbagai masalah yang muncul dalam dinamika perdagangan sawit.
Menurutnya, isu kesehatan yang mencuat di Pakistan sejak dua tahun terakhir karena langkah kebijakan Punjab Food Authority (PFA) terkait pelarangan Vanaspati Ghee adalah persoalan yang menjadi tantangan bersama.
Dia juga menegaskan, pemberian bebas tarif bagi 20 tambahan produk Pakistan merupakan upaya strategis Pemerintah Indonesia meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara secara lebih berkesinambungan. “Upaya ini sangat diapresiasi oleh berbagai kalangan di Pakistan,” ujar Iwan Suyudhie Amri.