Kemendag Musnahkan Barang Non-SNI, Nilainya Rp99 Miliar

Kamis 24 Januari 2019 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 320 2008991 kemendag-musnahkan-barang-non-sni-nilainya-rp99-miliar-m1ToULryc6.jpg Logo SNI Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memusnahkan telah barang ilegal yang beredar senilai Rp99 miliar sepanjang 2018. Sebagian besar barang yang dihancurkan yaitu besi dan baja impor.

"Pemusnahan barang yang dilakukan hari ini merupakan pemusnahan barang secara simbolis dari hasil pengawasan barang beredar yang telah dilakukan pada tahun 2018," kata Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Veri Anggriono di halaman kantornya, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Baca Juga: YLKI: Banyak Barang Beredar Tidak Sesuai SNI

Veri menjelaskan, barang yang dimusnahkan tersebut terdapat sebagian besar barang yang tidak sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Padahal, aturan ini wajib dilakukan. Besi dan baja, kata dia, menjadi barang yang paling banyak dimusnahkan, terutama dari China.

"Kalau dihitung nilai sama besi baja hampir Rp99 miliar, itu dari China sebagian besar. Baja kan besar jumlahnya, itu selain dari impor juga dari dalam negeri. Yang impor banyak dari China," ujar Veri.

sni

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kemendag, terdapat lebih dari 2 juta lembar baja tidak sesuai SNI. Veri mengaku telah memberikan sanksi terhadap pelaku-pelaku produksi besi ilegal tersebut.

"Sudah kami sanksi. Tarik semua barang di pasar. Pemusnahan, kita bina sekarang karena ini menyangkut industri dalam negeri. Kita minta mereka setop produksi sampai mereka urus SNI," tutur Veri.

Adapun rincian barang yang dimusnahkan oleh Kemendag sepanjang 2018 yaitu luminer 1.728 buah, mainan anak 294.356 buah, kipas angin 147 unit, kaca cermin 63.284 lembar, baja Iembaran Iapis seng (BjLS) 36.197 lembar, dan baja tulangan beton (BjTB) 2.401.050 batang.

(iNews)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini