nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi: Belum Semua Tanah di Jakarta Pusat Bersertifikat

Mulyani, Jurnalis · Minggu 27 Januari 2019 15:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 27 470 2010031 presiden-jokowi-belum-semua-tanah-di-jakarta-pusat-bersertifikat-HklAzV5dCq.png Foto: Belum Semua Tanah di Jakarta Pusat Bersertifikat (Instagram)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 sertifikat tanah kepada warga Jakarta. Total keseluruhan sertifikat tanah yang dibagikan mencapai 30 ribu hingga saat ini.

“Saya sendiri pada Sabtu kemarin di Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, menyerahkan langsung 3.000 sertifikat di antaranya kepada warga dari 44 kelurahan di kota ini,” ujar Kepala Negara dalam akun instagramnya @jokowi, Minggu (27/1/2019).

Jokowi mengatakan, masih banyak tanah yang belum bersertifikat di Indonesia. Bahkan di Jakarta Pusat saja, belum semua bidang tanah yang bersertifikat.

"Jangankan di pelosok Tanah Air, di Jakarta Pusat saja, belum semua bidang tanah sudah bersertifikat," kata Jokowi.

 Baca Juga: Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah di Cempaka Putih, Ratusan Petugas Disiagakan

Tercatat, terdapat 149.323 bidang tanah di Jakarta Pusat. Namun, sampai dengan akhir tahun 2018 masih ada 9.879 tanah yang belum bersertifikat.

Selanjutnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Bertahanan nasional (BPN) Sofyan Djalil menjanjikan bahwa seluruh tanah di Jakarta Pusat akan terdaftar tahun ini.

Jokowi berharap dengan pemberian sertifikat tanah ke depannya tidak ada lagi persoalan sengketa tanah. Sebab sertifikat itu merupakan salah satu bentuk legalitas tanahnya.

"Kenapa ini diberikan dan dipercepat karena setiap saya masuk ke kampung, ke desa, ke daerah-daerah yang masuk ke telinga saya urusan sengketa tanah, sengketa lahan, di Jawa, Sumatera Kalimantan, Maluku, Sulawesi Papua. Problem sama sengketa tanah di mana-mana," kata Jokowi.

 Baca Juga: Jokowi Bagikan Ribuan Sertifikat Tanah ke Warga Ibu Kota

Oleh sebab itu, pihaknya menargetkan sedikitnya sekira 5 juta sertifikat yang akan dibagikan kepada masyarakat.

"Saya targetkan 5 juta harus keluar sertifikat. Caranya seperti apa terserah Pak Menteri. Alhamdulillah bisa 5,4 juta udah keluar. 2018 saya target 7 juta harus keluar alhamdullah 9.4 juta keluar di 2018 kemarin. Nyatanya kita bisa lakukan itu," ucap Jokowi.

Jokowi mengimbau kepada masyarakat berhati-hati jika menggunakan sertifikat tanah itu sebagai jaminan.

"Saya titip tolong dikasih plastik agar enggak rusak. Kedua beli fotokopi jangan lupa. Ketiga kalau sudah dapat sertifikat pengennya disekolahkan aja. Saya dari kampung ke kampung ada. Boleh aja dipakai jaminan agunan. Tapi, saya titip hati-hati kalau mau dipakai jaminan atau agunan tolong dihitung kalkulasi dulu bisa cicil enggak tiap bulan. Kalau enggak bisa, enggak usah pinjam-pinjam," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini