nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Lelang Surat Utang, Targetnya Rp30 Triliun

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 09:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 29 20 2010708 pemerintah-lelang-surat-utang-targetnya-rp30-triliun-UV2qtDgQHW.jpg Uang Rupiah. Foto: Okezone

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan melelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini. Lelang SUN dalam mata uang Rupiah dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019.

Dilansir dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Selasa (29/1/2019), lelang dimulai hari ini pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Adapun target maksimal dari lelang SUN hari ini sebesar Rp30 triliun. Ada enam seri surat utang yang bakal di lelang pagi ini. Berikut penjabarannya:

Baca Juga: Surat Utang Online Laku Rp4 Trilun, Didominasi Investor Milenial

1. Seri SPN03190430 (New Issuance), jatuh tempo 30 April 2019, tingkat kupon Diskonto dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 50% (dari yang dimenangkan).

2. Seri SPN12200130 (New Issuance), jatuh tempo 30 Januari 2020, tingkat kupon Diskonto dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 50% (dari yang dimenangkan).

3. Seri FR0077 (Reopening), jatuh tempo 15 Mei 2024, tingkat kupon 8,125% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

4. Seri FR0078 (Reopening), jatuh tempo 15 Mei 2029, tingkat kupon 8,25% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

5. Seri FR0068 (Reopening), jatuh tempo 15 Maret 2034, tingkat kupon 8,375% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

6. Seri FR0079 (Reopening), jatuh tempo 15 April 2039, tingkat kupon 8,375% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

Peserta lelang merupakan dealer utama yaitu terdiri atas para dealer utama, yakni Citibank N.A., Deutsche Bank AG, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia, Tbk., PT Bank Danamon Indonesia, Tbk., PT Bank Maybank Indonesia, Tbk., PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., dan PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.

rupiah

Selanjutnya, PT Bank OCBC NISP, Tbk., PT Bank Panin, Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk., PT Bank Permata, Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank ANZ Indonesia., Standard Chartered Bank, JP Morgan Chase Bank N.A., PT. Bahana Sekuritas, PT. Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Dan Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk. Peserta lelang lainnya yakni Lembaga Penjamin Simpanan dan Bank Indonesia.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Pemerintah memiliki hak untuk menjual keenam seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah).

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 43/PMK.08/2013 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam mata Uang Rupiah dan valuta asing di pasar perdana domestik, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.08/2017.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini