nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nilai Tukar Petani Naik Tipis 0,16% di Januari 2019

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 13:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 01 320 2012380 nilai-tukar-petani-naik-tipis-0-16-di-januari-2019-yq0JY6lL0C.jpg Petani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional pada Januari 2019 naik sebesar 0,16% dibandingkan Desember 2018. Adanya kenaikan indeks sebesar 103,33 dari bulan lalu yang sebesar 103,16.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, kenaikan NTP disebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih besar dibandingkan pada indeks barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga, maupun untuk keperluan produksi pertanian.

"Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 33 provinsi di Indonesia pada Januari 2019, NTP secara nasional naik 0,16%," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jumat (1/2/2019).

Baca Juga: Strategi Menteri Rini agar Produk Petani RI Punya Daya Saing

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.

Pria yang akrab disapa Kecuk itu menjelaskan, kenaikan NTP dipengaruhi pada subsektor tanaman pangan yang naik 0,52%, subsektor tanaman perkebunan rakyat naik 0,27%, dan subsektor perikanan naik 0,47%. Sebaliknya subsektor holtikultura turun 0,34% dan subsektor peternakan sebesar 0,08%.

Kenaikan NTP petani ini pun seiring terjadinya kenaikan harga pada gabah kering panen ditingkat petani sebesar 2,22% dan harga beras medium di penggilingan sebesar 1,06%. Adapun andil beras pada inflasi Januari 2019 sebesar 0,04%, menjadi salah satu komoditas utama penyumbang inflasi.

Mentan Andi Amran Sulaiman Dialog dengan Petani Padi di Bandung 

Adapun kenaikan NTP tertinggi pada terjadi di Provinsi Riau mencapai 2,59%. Sebaliknya penurunan NTP terbesar terjadi di Provinsi Papua mencapai 1,58%.

Kecuk menambahkan, pada Januari 2019 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,26%, disebabkan kenaikan indeks pada seluruh kelompok penyusun Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT).

Adapun Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional November 2018 sebesar 112,00 atau naik 0,18% dibanding NTUP bulan sebelumnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini