Intip Peluang Usaha Bakpao Bermodal Rp1 Juta

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Minggu 03 Februari 2019 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 03 320 2013208 intip-peluang-usaha-bakpao-bermodal-rp1-juta-N6zMHGLGFF.jpg Foto: Weebbly

JAKARTA - Bakpao merupakan makanan tradisional Tionghoa. Di Indonesia, makanan ini dikenal sebagai bakpao karena diserap dari bahasa Hokkian yang dituturkan mayoritas orang Tionghoa di Indonesia.

Secara harfiah, makanan ini berasal dari kata baozi yang berisi daging. Baozi sendiri dapat diisi dengan bahan lainnya seperti daging ayam, sayur-sayuran, selai kacang, kacang azuki, kacang hijau, dan sebagainya.

Bakpao yang berisi daging ayam kemudian dinamakan kehpao. Kulit bakpao terbuat dari adonan tepung terigu yang setelah diberikan isian, lalu dikukus sampai mengembang dan matang. Sebagaimana tertulis dalam situs Wikipedia, pao berarti bungkusan, bak berarti daging sehingga bakpao berarti bungkusan daging.

 Baca Juga: 5 Peluang Bisnis Paling Menjanjikan di Kawasan Stasiun KRL

Usaha jualan bakpao keliling sangat menguntungkan. Karena selain rasanya yang enak, juga banyak orang yang menyukainya, terutama di kota-kota besar, misalnya di sekitar swalayan, perumahan elite, dan lainnya. Bakpao bisa disantap kapanpun, terutama selagi hangat.

Untuk membuka usaha bakpao Anda harus memperhatikan biaya dan labanya. Berikut simulasi usaha bakpao yang dilansir dari buku jadi jutawan dari bisnis gerobak, karya Putri Sawwal dan Agus Nur Cahyo seperti dikutip Okezone, Jakarta, Minggu (3/2/2019):

 

1. Modal Investasi Awal

- Bahan baku Rp150.000

- Gerobak sepeda Rp500.000

- Peralatan Rp150.000

- Lain-lain Rp200.000

Total Rp1.000.000

Baca Juga: Resep Bakpao Mini Isi Ayam Untuk Camilan Sore, Empuk dan Enak!

2. Biaya Oprasional

- Pembelian bahan baku Rp150.000

- Gas elpiji Rp20.000

- Lain-lain Rp20.000

Total Rp190.000

3. Pendapatan

- 45 bakpao/hari x Rp6.000 = Rp270.000

4. Keuntungan

= Pendapatan – biaya oprasional

= Rp270.000 – Rp190.000

= Rp80.000

Jadi, keuntungan selama sebulan adalah Rp80.000 x 26hari = Rp2.080.000. Dengan asumsi tersebut, maka modal investasi awal akan kembali dalam waktu kurang dari satu bulan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini