nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Star Wars Hilang, Laba Disney Turun 37%

Rikhza Hasan, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 14:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 06 278 2014366 star-wars-hilang-laba-disney-turun-37-NJAdm8A1fH.jpg Ilustrasi Disney (Foto: Brewdog)

NEW YORK - Perusahaan produsen film, Disney mencatat penurunan pendapatan yang cukup tajam dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu.

Perusahaan yang juga mempunyai jaringan televisi ini pun pernah memimpin pertumbuhan sementara pada kuartal pertamanya, dengan pendapatan dari unit film sebesar 27% atau USD1,8 miliar. Namun, film “Star Wars” menghilang pada liburan musim lalu. Padahal, Disney merilis film dari franchise tersebut setiap Desember 2015.

Sebagai gantinya, Disney merilis “Mary Poppins Returns” yang menghasilkan lebih dari USD325 juta. Sedangkan “Star Wars: The Last Jedi” menghasilkan pendapatan sebsar USD1,3 miliar dari seluruh dunia di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Saingi Disney, Arab Saudi Buat Kota Hiburan

Secara keseluruhan, Disney memiliki laba bersih turun sebesar 37% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu. Asal tahu saja, saham Disney mengalami kenaikan pada awal perdagangan pada Selasa sebesar 2%, sebelum kembali turun.

Tahun ini merupakan tahun yang besar bagi Disney. Pasalnya, Perusahaan ini memiliki deretan film-film yang akan terbit, seperti "Avengers: Endgame" pada April dan berikutnya terdapat "Star Wars", "Star Wars: Episode IX." "Star Wars: Galaxy's Edge,". Ekspansi terbesar yang pernah ada kabarnya akan dibuka di akhir tahun ini.

Disney juga berharap untuk menyelesaikan pembelian sebagian besar aset 21st Century Fox, yang akan membawa banyak properti intelektual baru, termasuk X-Men dan "Avatar."

Pemegang saham Disney dan juga mitra pengelola di Gullane Capital Partners, Trip Miller mengatakan, alur paling penting di 2019 untuk Disney adalah bagaimana meluncurkan layanan streaming baru, Disney +.

"Di situlah tahun ini dimulai dan akhirnya berakhir bagi Disney," kata Miller, dikutip dari laman CNN Business, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Baca Juga: Langkah Disney Beli 21st Century Fox Bawa Berkah ke Industri Film

Selain itu, CEO Disney Bob Iger mengatakan, pasca-laba turun, perusahaannya akan mengungkapkan banyak hal terkait strategi streaming pada 11 April 2019.

"Disajikan dengan pilihan yang meluap-luap, konsumen mencari merek yang mereka tahu untuk memilah-milah pilihan dan menemukan apa yang sebenarnya mereka inginkan," kata Iger.

Dia juga yakin, merek dan waralaba ikonik dari perusahaannya akan memungkinkan perusahaannya untuk menembus kekacauan kompetitif.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini