nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Lesu Akibat Rencana Trump Bangun Tembok Pembatas Meksiko Tetap Dilanjutkan

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 06 278 2014581 wall-street-lesu-akibat-rencana-trump-bangun-tembok-pembatas-meksiko-tetap-dilanjutkan-VhYkghMxTM.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street melemah pada perdagangan Rabu waktu AS. Setelah Presiden Donald Trump dalam pidatonya di State of the Union meningkatkan prospek penutupan lagi jika permintaannya untuk pendanaan dinding perbatasan tidak terpenuhi.

Melansir Reuters, Rabu (5/2/2019), benchmark indeks S&P 500 telah mencatatkan kenaikan dalam lima hari berturut-turut atau naik sekitar 7% dari rekor penutupan tertinggi pada September tahun lalu. Namun, setelah pidato kenegaraan kemarin, indeks ini turun sekitar 20% dari level itu tahun lalu.

Adapun tiga indeks utama Wall Street, S&P 500 turun 0,11%. Dow Jones turun 0,14% dan Nasdaq 100 turun 0,06%.

Baca Juga: Laporan Laba dan Pidato Trump Angkat Wall Street

Pada pidato kenegaraan kemarin, Presiden Trump menjabarkan prioritas politiknya tanpa memberikan perincian kebijakan khusus dan menegaskan kembali sumpahnya untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Di bidang perdagangan, Trump mengatakan kesepakatan itu mungkin dengan China jika Beijing menyetujui perubahan struktural. Minggu depan pejabat senior AS dan China siap untuk memulai putaran pembicaraan perdagangan di Beijing untuk mendorong kesepakatan dalam melindungi kekayaan intelektual Amerika dan mencegah kenaikan tarif barang-barang China di AS.

Baca Juga: Wall Street Menguat Tipis Jelang Pidato Donald Trump

Walt Disney Co naik 0,8% setelah perusahaan melampaui perkiraan Wall Street dibantu oleh bisnis taman hiburan yang berkembang pesat dan pertumbuhan di jaringan siaran ABC-nya. Snap Inc melonjak 25,0% setelah perusahaan mengatakan jumlah orang yang menggunakan aplikasi Snapchat akan tetap pada level saat ini kuartal ini, meredakan kekhawatiran akan terus kehilangan pengguna untuk menyaingi Instagram Facebook Inc.

Pembuat videogame Electronic Arts Inc anjlok 15,7% karena perusahaan memangkas prospek pendapatan tahunan setelah judul. Rival Activision Blizzard Inc turun 2,4%.

Di sisi lain, Take-Two Interactive Software Inc naik 1,3% meskipun dalam volume yang lebih ringan setelah perusahaan menaikkan perkiraan pendapatan setahun.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini