nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Anjlok Usai Uni Eropa Pangkas Pertumbuhan Ekonomi

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 21:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 07 278 2015052 wall-street-anjlok-usai-uni-eropa-pangkas-pertumbuhan-ekonomi-9UNW3YqA5K.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street jatuh pada perdagangan Kamis waktu AS. Hal tersebut disebabkan, kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global yang muncul kembali setelah Uni Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan ekonominya.

Melansir Reuters, Kamis (7/2/2019), Komisi Eropa mengatakan pertumbuhan zona euro akan melambat menjadi 1,3% tahun ini atau lebih rendah dari tahun lalu sebesar 1,9%. Perlambatan diperkirakan terjadi di negara-negara terbesar blok tersebut, sebagian karena ketegangan perdagangan global.

Baca Juga: Wall Street Merosot di Tengah Pidato Trump

Adapun indeks utama Wall Street, S&P 500 turun 0,59%. Dow Jones turun 0,58% dan Nasdaq  turun 0,53%.

Selain itu, pelemahan perdagangan saham disebabkan juga oleh penantian investor terhadap diskusi perdagangan putaran berikutnya yang akan berlangsung di Beijing dalam minggu mendatang.

Pasar global telah bergolak oleh perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia sejak awal 2018, tetapi optimisme bahwa kesepakatan perdagangan potensial dapat dicapai sebelum batas waktu 2 Maret, ketika tarif tambahan diberlakukan, telah membantu kenaikan baru-baru ini di pasar.

Rally Wall Street berhenti pada hari Rabu dengan S&P 500 menghentikan kenaikan beruntun 5 hari menyusul perkiraan pendapatan yang mengecewakan dari pembuat videogame.

Baca Juga: Wall Street Lesu Akibat Rencana Trump Bangun Tembok Pembatas Meksiko Tetap Dilanjutkan

BB&T Corp naik 4,7% sebelum bel di membeli SunTrust Banks Inc untuk USD28,24 miliar dalam kesepakatan semua saham. Hal ini menciptakan bank AS terbesar keenam berdasarkan aset dan deposito. Saham SunTrust melonjak 8,7%.

Saham Twitter Inc turun 8,2%, setelah perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal pertama di bawah perkiraan Wall Street dan melaporkan penurunan pengguna untuk kuartal keempat.

Tapestry Inc anjlok 11,6% setelah pembuat tas tangan melaporkan penjualan triwulanan di bawah perkiraan Wall Street, karena berjuang untuk menarik lebih banyak pembeli di musim liburan penting.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini