nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Nama Petinggi BP Tapera Masuk Meja Setneg

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 20:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 11 470 2016544 10-nama-petinggi-bp-tapera-masuk-meja-setneg-mjSzwHheaT.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan kabar terkini dari pembentukan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Update terkini sendiri disampaikan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Menurut Menteri Basuki, saat ini draft Peraturan Pemerintah (PP) mengenai BP Tapera sendiri sudah masuk Sekretariat Negara. Artinya tinggal menunggu ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo sebelum akhirnya nanti disahkan.

 Baca Juga: Modal Awal BP Tapera Rp2,5 Triliun

Dalam draft tersebut juga tertera nama-nama calon Komisioner dari BP Tapera yang diusulkan oleh Kementerian PUPR. Ada 10 nama yang diserahkan kepada Sekretariat Negara untuk nantinya mengerucut menjadi empat nama.

Kesepuluh nama tersebut nantinya akan memperebutkan 5 jabatan yang terdiri dari 1 jabatan deputi komisioner dan empat jabatan komisioner.

Khusus untuk empat jabatan deputi komisioner tersebut terdiri dari deputi pengerahan, pemupukan, pemupukan serta administrasi dan hukum yang akan bertugas untuk memastikan prosedur sudah sesuai hukum dan administrasi yang berlaku.

"Saya sudah ketemu dengan pak Setneg. Peraturan sudah ditandatangani sekarang masih belum diturunkan ke pak Setneg," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (11/2/2019).

 Baca Juga: Selesai Penetapan Komisioner dan Deputi, BP Tapera Resmi Beroperasi pada 2019

Meskipun begitu lanjut Basuki, dirinya tidak menyebutkan secara rinci siapa saja nama-nama yang diusulkan kepada pihak istana. Namun yang pasti masing-masing jabatan pihaknya mengusulkan 2 nama untuk nantinya dipilih menjadi satu nama saja.

Sementara itu, berdasarkan infromasi yang diterima Okezone, nama-nama tersebut masih terus digodok, sehingga belum bisa diumumkan kepada publik siapa saja nama-nama yang diserahkan kepada Setneg.

"Saya lupa namanya, tapi ada masing-masing (jabatan) itu dua orang," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini