nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Incar Rp30 Triliun dari Lelang Surat Utang

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 12:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 12 20 2016761 pemerintah-incar-rp30-triliun-dari-lelang-surat-utang-7llnMqxCYE.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah akan melelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini. Lelang SUN dalam mata uang Rupiah dilakukan guna memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019.

Dilansir dari laman Kementerian Keuangan, Selasa (12/2/2019), lelang dimulai hari ini pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Adapun target indikatif dari lelang SUN hari ini sebesar Rp 15 triliun dan target maksimal sebesar Rp30 triliun. Ada tujuh seri surat utang yang bakal di lelang hari ini. Berikut penjabarannya:

1. Seri SPN03190513 (New Issuance), jatuh tempo 13 Mei 2019, tingkat kupon Diskonto dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 50% (dari yang dimenangkan).

2. Seri SPN12200213 (New Issuance), jatuh tempo 13 Februari 2020, tingkat kupon Diskonto dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 50% (dari yang dimenangkan).

3. Seri FR0077 (Reopening), jatuh tempo 15 Mei 2024, tingkat kupon 8,125% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

4. Seri FR0078 (Reopening), jatuh tempo 15 Mei 2029, tingkat kupon 8,25% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

5. Seri FR0068 (Reopening), jatuh tempo 15 Maret 2034, tingkat kupon 8,375% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

6. Seri FR0079 (Reopening), jatuh tempo 15 April 2039, tingkat kupon 8,375% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

7. Seri FR0076 (Reopening), jatuh tempo 15 Mei 2048, tingkat kupon 7,375% dengan Alokasi Pembelian Non-Kompetitif maksimal 30% (dari yang dimenangkan).

Baca Juga: Pemerintah Serap Rp23,2 Triliun dari Lelang 6 Seri Surat Utang Negara

Peserta lelang merupakan dealer utama yaitu terdiri dari Citibank N.A., Deutsche Bank AG, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank Central Asia, Tbk., PT Bank Danamon Indonesia, Tbk., PT Bank Maybank Indonesia, Tbk., PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk., PT Bank OCBC NISP, Tbk., PT Bank Panin, Tbk.

Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk., PT Bank Permata, Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank ANZ Indonesia., Standard Chartered Bank, JP Morgan Chase Bank N.A., PT. Bahana Sekuritas, PT. Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk.

Peserta lelang SUN juga terdapat Lembaga Penjamin Simpanan dan Bank Indonesia.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

rupiah

Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.

Pemerintah memiliki hak untuk menjual ketujuh seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta Rupiah).

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 43/PMK.08/2013 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam mata Uang Rupiah dan valuta asing di pasar perdana domestik, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.08/2017.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini