nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penurunan Tarif Tol Trans Jawa Dilaporkan ke Presiden Jokowi

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 13:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 12 320 2016785 penurunan-tarif-tol-trans-jawa-dilaporkan-ke-presiden-jokowi-q5Hk8i0WS6.jpg Foto: Penurunan Tarif Tol Trans Jawa Dilaporkan ke Jokowi (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah berencana menurunkan tarif tol Trans Jawa yang dinilai kemahalan. Namun saat ini pemerintah bersama dengan Asosiasi Tol Indonesia (ATI) tengah melakukan pembahasan mengenai opsi yang akan ditempuh dalam menurunkan tarif tol.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembahasan sendiri ditargetkan bisa rampung dalam dua hari ke depan. Setelah rampung nantinya akan diserahkan kepada Kementerian Keuangan dan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Sedang dirumuskan mudah-mudahan satu dua hari ini bisa, baru kita lapor kepada Presiden (Joko Widodo)," ujarnya saat ditemui di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa, (12/2/2019).

 Baca Juga: Tarif Tol Trans Jawa Akan Diturunkan

Ada beberapa opsi yang muncul untuk menurunkan tarif tol tersebut agar BUJT juga tidak merugi. Opsi pertama adalah dengan perpanjangan masa konsesi (hak kelola jalan tol).

Lalu opsi kedua adalah kemungkinan untuk penurunan pajak badan. Dan opsi terakhir adalah subsidi cash, maksudnya adalah jika tarif seharusnya Rp1.500 per kilometer diturunkan menjadi Rp800 per kilometer dengan selisihnya akan disubsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Namun demikian dengan berbagi faktor tadi sedang ditindak lanjuti oleh tim kecilnya, BPJT dan Asosiasi Tol Indonesia (ATI) untuk merumuskan berapa kalau memang bisa memenuhi aspirasi itu dengan catatan catatan itu berapa kira-kira yang bisa diturunkan," katanya.

Selain itu, muncul juga opsi lainya yakni pemberian subsidi silang. Maksud dari subsidi silang ini sendiri adalah beberapa ruas tol yang memiliki tarif tinggi seperti Tol Batang-Semarang nantinya akan diturunkan, sedangkan tarif tol yang murah akan dinaikan.

"Itu salah satu opsi, tapi kami harus lihat reaksi masyarakat," ucapnya.

 Baca Juga: Tarif Tol Trans Jawa Bisa Turun, Ini Pertimbangan Menteri PUPR

Sementara itu, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Koentjahjo Pamboedi mengatakan, pemerintah sendiri memang menginginkan agar tarif tol bisa diturunkan. Hanya saja mengenai mekanismenya pemerintah menyiapkan beberapa opsi termasuk pemberian subsidi.

"ATI nanti bahasanya kayak apa. Berapa lama, penurunan apa diskon. Pak Menteri maunya penurunan kalau penurunan nanti pemerintah subsidi, pemerintah nalangi beberapa. Saya kira enggak besar. Tapi nanti mau dibahas dulu sama ATI," katanya.

Koentjahjo sendiri menyebut jika pembahasan akan dilebur segera, sehingga pada Jumat pekan ini pembahasan bisa rampung dan diserahkan kepada Kementerian Keuangan.

"Pak menteri mintanya Jumat beres. Terus diusulkan (kepada Kementerian Keuangan)," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini