nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Minta Kemenhub Aktif Cari Pendanaan Non APBN

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 15:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 13 20 2017390 sri-mulyani-minta-kemenhub-aktif-cari-pendanaan-non-apbn-fqqOXzNpbS.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berpesan kepada Kementerian Perhubungan untuk lebih aktif lagi dalam mencari skema pendanaan alternatif. Karena menurutnya, cara itulah satu-satunya yang bisa dilakukan untuk menggenjot pembangunan infrastuktur transportasi.

Sebab menurutnya, jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan bisa memfasilitasi seluruhnya. Oleh karenannya diperlukan skema pembiayaan alternatif.

"Nah untuk itu Kemenhub harus menaikkan minat dari swasta untuk ikut membangun," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

 Baca Juga: Susun Pagu Anggaran 2020, Menhub Kurangi Ketergantungan APBN

Menurut Sri Mulyani, berbagai skema pendanaan sebenarnya sudah disiapkan oleh pemerintah. Dari mulai Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) hingga PINA.

"Kalau Kemenhub ingin meningkatkan dan mengakselerasi berbagai infrastruktur perhubungan namun menghadapi kendala anggaran, bisa dilakukan melalui KPBU," ujarnya.

Khususnya pembangunan infratruktur yang ada di daerah-daerah. Menurut Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia banyak swasta yang tertarik untuk memberikan bantuan dana.

"Termasuk penggunaan penjaminan, availability payment, maupun dari sisi viability gap. Itu juga terutama daerah tertarik untuk melihat," katanya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebut jika transportasi menjadi elemen penting dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Secara khusus adalah untuk mengurangi angka kemiskinan.

 Baca Juga: Sri Mulyani Kritik Pengelolaan Anggaran Kemenhub

Oleh karena itu lanjut Ani, dirinya meminta kepada Kementerian Perhubungan untuk betul-betul dalam mengerjakan pembangunan infratruktur transportasi ini. Sehingga kedepannya bisa menimbulkan efek domino bagi perekonomian negara.

"Tadi yang saya sampaikan adalah konteks bahwa pentingnta masalah transportasi dan perhubungan untuk menopang pe mengurangi kemiskinan menciptakan pemerataan sehingga peranan dari Kemenhub itu menjadi sangat vital," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini