nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Distributor Nike Bikin Anak Usaha Pakaian Jadi Bermodal Rp11 Miliar

Kamis 14 Februari 2019 11:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 14 278 2017788 distributor-nike-bikin-anak-usaha-pakaian-jadi-bermodal-rp11-miliar-1bykdDSBcP.jpeg Foto: Okezone

JAKARTA - Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) baru saja merampungkan pembentukan entitas anak usaha baru yang juga bergerak di bidang industri pakaian jadi.

Entitas perusahaan baru tersebut bernama PT Maxindo Global Internusa. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Direktur Utama Mega Perintis, Afat Adinata Nursalim menjelaskan bahwa pada akhir Januari, Maxindo Global Internusa resmi berdiri dan dimiliki secara tidak langsung oleh Mega Perintis.

“Jenis kegiatan usaha Maxindo Global Internusa salah satunya bergerak di bidang industri pakaian jadi,” kata Afat.

 Baca Juga: Mega Perintis IPO, Distributor Nike Ini Bidik Dana hingga Rp69 Miliar

Dirinya menjelaskam, dalam proses pembentukan Maxindo Global Internusa, jumlah modal yang disetorkan di dalamnya mencapai Rp11 miliar. Perusahaan yang fokus pada penjualan fashion pria tersebut mengklaim melalui kepemilikan tidak langsung dalam Maxindo Global Internusa itu akan menambah ekspansi bisnis yang kemudian dapat meningkatkan kontribusi pendapatan Mega Perintis di masa mendatang.

“Entitas anak baru ini belum beroperasi,” kata Afat.

Sebagai informasi, perusahaan yang mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2005 ini juga mempunyai dua entitas anak usaha lainnya di bidang bisnis retail, yaitu PT Mega Putra Garment dan PT Mitrelindo Global.

Bisnis yang dikelola Mega Putra Garment berfokus pada manufaktur, sedangkan Mitrelindo Global berfokus pada bisnis retail merek internasional, salah satunya adalah Nike.

Tahun ini, ZONE merencanakan membuka 20 gerai baru guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp509 miliar. Dalam rangka mendanai pembukaan gerai baru tersebut, perusahaan telah menganggarkan belanja modal atau capex untuk mendukung operasional sebesar Rp30 miliar.

 Baca Juga: IPO, Mega Perintis Patok Harga Rp298 per Saham

Disebutkan, sumber belanja modal akan didanai dari hasil IPO dan kas internal. Emiten ritel pemilik gerai fesyen pria Manzone dan MOC akan menggarap pasar di luar Jawa dengan strategi mempercepat rantai pasok dan mengalokasikanproduk yang cocok untuk konsumen luar pulau Jawa.

Disampaikannya, selama ini kontribusi pemasaran pulau Jawa masih menyumbang sekitar 55% dan luar pulau Jawa sebesar 45%. Perseroan juga memproyeksikan kinerja akan lebih bagus dibanding tahun lalu.Bila pemilu lancar dan kondusif, maka setelah pemilu biasanya ekonomi akan naik.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 10%. Adapun saat ini kapasitas maksimal pabrik perseroan mencapai 2,4 juta pakaian per tahun.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini