Implementasi industri 4.0 akan mendorong peningkatan investasi oleh perusahaan, terutama yang terkait dengan penggunaan teknologi pendukung seperti internet of things (IoT).
"Namun demikian, investasi dan langkah ini diyakini mampu memacu produktivitas dan kualitas di sektor manufaktur," katanya.
Airlangga menegaskan, pemerintah berkomitmen merevitalisasi industri manufaktur melalui pelaksanaan peta jalan Making Indonesia 4.0.
Baca Juga: Aspek Penting Memenangkan Revolusi Industri 4.0
Menanggapi hal tersebut, Presiden Komisaris PT Asahimas Flat Glass Tbk Mucki Tan menyampaikan kesiapannya untuk mengimplementasikan sistem Making Indonesia 4.0 dalam operasional produksinya.