nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presdir Mayora: Indonesia Bukan Sekadar Tukang Jahit Merek

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 18 Februari 2019 16:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 18 320 2019647 presdir-mayora-indonesia-bukan-sekadar-tukang-jahit-merek-pcra66IFZZ.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

BANTEN - Presiden Direktur Mayora Group Andre Sukendra Atmadja mengatakan Mayora membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar tukang jahit produk merek bangsa Iain.

"Misi kami selain melakukan ekspor juga untuk membuktikan bahwa produk dengan merek Indonesia juga berkelas dunia sehingga dapat mengangkat harga diri dan martabat Indonesia di mata dunia," ujarnya di Pabrik Mayora Tangerang, Banten, Senin (18/2/2019).

 Baca Juga: Presiden Jokowi Lepas Kontainer Ekspor Mayora ke-250.000

Dia menjelaskan, Mayora hampir secara keseluruhan memberdayakan konten Indonesia termasuk bahan baku yang dipasok dari petani kopi dan singkong Indonesia serta mesin buatan anak bangsa.

"Mayora Group juga melakukan pembinaan terhadap 70.000 petani kopi dan singkong agar mampu memproduksi hasil pertanian dengan kualitas yang baik. Dan secara keseluruhan Mayora Group memberdayakan lebih dari 50.000 buruh baik di Indonesia dan di seluruh dunia," tuturnya.

Seperti yang diketahui, Mayora Group hari ini melakukan pelepasan kontainer ekspor ke-250.000 di berbagai negara. Hal tersebut untuk memajukan perekonomian Indonesia dan memberikan inspirasi bagi dunia usaha dan seiuruh rakyat Indonesia.

 Baca Juga: 2.000 Kontainer Produk Kopi dan Biskuit RI Diekspor ke Rusia

Pelepasan kontainer ke-250.000 ini dipimpin Iangsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan disaksikan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Presiden Director Mayora Group Andre Sukendra Atmadja, serta 15.000 mitra Mayora yang terdiri dari petani kepi dari Lampung, petani singkong, petani jagung, buruh pabrik dan karyawan Mayora yang ada di Banten dan sekitarnya.

Pelepasan kontainer ekspor ke-250.000 ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di Istana Bogor beberapa waktu lalu terkait dua haI penting yang utama yaitu pengendalian impor dan peningkatan ekspor.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini