nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dinilai Tangguh, Qualcomm Naikkan Gaji CEO Steve Mollenkop

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 19 Februari 2019 11:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 19 320 2019963 dinilai-tangguh-qualcomm-naikkan-gaji-ceo-steve-mollenkop-C8gouPKNZB.jpg Foto: CNBC

JAKARTA - Qualcomm Inc tengah menyiapkan gaji yang lebih besar untuk CEO Steve Mollenkopf. Ini karena kepemimpinan Mollenkopf yang sangat percaya diri menghadapi berbagai masalah yang menerpa perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Selama 4,5 tahun menjadi CEO, Qualcomm memang mendapat serangan dari berbagai arah. Apple, misalnya, berhenti menggunakan produk Qualcomm. Mereka juga tidak mau membayar biaya lisensi miliaran USD, bahkan melawan Qualcomm lewat jalur hukum di berbagai negara.

Qualcomm juga berhasil menghindari upaya akuisisi dari kompetitor mereka, Broadcom. Pada November 2017, CEO Broadcom Hock E Tan melakukan langkah gila. Dia berupaya meminang Qualcomm dengan mahar USD121 miliar atau lebih dari Rp1.700 triliun.

Baca Juga: Penjualan Apple di China Turun Rp68 Triliun

Sayangnya, pihak Qualcomm menolak tawaran tersebut. Alasannya, dewan direksi bersepakat bahwa tawaran Broadcom masih berada di bawah nilai Qualcomm, juga tidak memenuhi komitmen regulasi yang diperlukan. Tawaran akuisisi USD121 miliar itu mencakup pembelian saham publik Qualcomm (outstanding shares ) seharga USD82 per lembar.

Namun, manajemen Qualcomm menganggap tawaran akuisisi Broadcom masih “inferior” dibanding prospek Qualcomm apabila tetap berjalan sebagai perusahaan independen tanpa Broadcom.

Qualcomm juga gagal dalam langkahnya mengakuisisi perusahaan semikonduktor NXP. Meski demikian, Mollenkopf terus menyuarakan optimismenya bahwa industri masih membutuhkan teknologi wireless.

Baca Juga: CEO Apple Tim Cook Terima Bonus Terbesar

Sejumlah investor memang tidak membagi optimisme yang sama. Saham Qualcomm sempat merosot, tetapi perlahan optimisme Mollenkopf terwujud. Di Taiwan, regulator berpihak kepada Qualcomm. Samsung Electronics yang merupakan pabrikan ponsel terbesar menandatangani perjanjian jangka panjang kepada Qualcomm. Sementara problem dengan Huawei Technologies juga telah diselesaikan.

Setelah gagal akuisisi NXP, Qualcomm menggunakan uangnya untuk membeli kembali saham mereka yang membuatnya meroket hingga 15% pada 2018. Pada Desember lalu, Mollenkopf akan mendapatkan saham senilai USD50 juta yang dijanjikan saat dia menjadi CEO.

Sejak menjadi CEO lima tahun lalu, Mollenkopf mendapatkan kompensasi sekitar USD15 juta. Sebagai perbandingan, CEO Nvidia Corp Jensen Huang mendapat kompensasi tahunan USD24,9 juta dalam tiga tahun terakhir. Sementara mantan CEO Intel Brian Krzanich mendapat kompensasi USD19 juta per tahun.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini