nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tabuh Drum, Menteri Basuki Resmikan 3 Rusun di Pekalongan

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 23 Februari 2019 10:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 23 470 2021820 tabuh-drum-menteri-basuki-resmikan-3-rusun-di-pekalongan-yNitWM45EZ.jpeg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Giri/Okezone

PEKALONGAN - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono meresmikan rumah susun (Rusun) untuk mahasiswa di Universitas Pekalongan, Jawa Tengah. Peresmian ini dilaksanakan bersamaan dengan peresmian Rusunawa Pondok Pesantren Yayasan Madrasah Islamiyah dan Ponpes Modern Gondang di Kabupaten Pekalongan.

Turut mendampingi Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz dan Bupati Asip Kholbihi. Selain itu hadir juga Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid , Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Dewi Chomistriana.

Dari pantauan Okezone, peresmian rusunawa sendiri dilakukan dengan cara yang tidak biasa. Sebab, peresmian ditandai dengan aksi Menteri Basuki menabuh alat musik kesukaannya yakni Drum.

Baca Juga: 2 Aturan Pengelolaan Rusun Cocok untuk Rusunami

Anggota Yayasan Samarhya Mahosthaha Paramadharma Sarwono Hardjomuljadi mengatakan, pihaknya mengaku berterima kasih atas pembangunan rusun ini. Dirinya mendapatkan mandat agar ketika jadi nanti antara mahasiswa dan mahasiswi harus dipisahkan.

"Saya berterima kasih kepada pak Menteri yang lengkap membawa dirjen. Saya ingin menceritakan ini rusunawa ini selesai beberapa tahun lalu juga oleh pak Basuki. Saya ingat peresmian ini beliau naik ke sana di cek. Setelah jadi arahan pak menteri ini putri ini putra jangan sampai nyampur," ujarnya dalam acara peresmian di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (23/2/2019).

basuki

Sebagai informasi, rusun ini sendiri dibangun pada tahun 2018 oleh Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Perumahan, Direktorat Rumah Susun sebanyak 1 Tower Blok. Rusun tersebut miliki 4 lantai dengan tipe 24 lajang berjumlah 50 unit dan bisa menampung 196 jiwa lengkap dengan PSU dan Meubel lainnya.

Adapun kontraktor yang dipercaya untuk membangun adalah PT Brantas Abipraya (Persero) dengan konsultan PT Yodya Karya (Persero). Pembangunan sendiri menelan biaya kurang lebih Rp14,8 miliar.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini