Menko Darmin Ungkap Penyebab Harga Karet Anjlok

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 25 Februari 2019 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 25 320 2022698 menko-darmin-ungkap-penyebab-harga-karet-anjlok-nBQJpNSu9W.jpg Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menilai harga ekspor karet di pasaran saat ini terlalu rendah. Padahal, angka supply komoditas karet tidak begitu lebih banyak dibandingkan demand.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pergerakan harga karet alam semakin tidak sesuai dengan supply demandnya.

"Artinya kelebihan supply terhadap demand kecil tapi harga karet terus turun. Itu berarti tidak sesuai dengan fundamental," ujarnya, dalam konferensi pers, di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian Jakarta, Senin (25/2/2019).

Baca Juga: Atasi Turunnya Harga Karet, RI Koordinasi dengan Thailand dan Malaysia

Darmin menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan anjloknya harga ekspor karet, seperti harga di bursa feature market. Dia menuturkan, anjloknya harga karet di bursa tersebut, diakibatkan oversupply dari komoditas karet dengan jenis berbeda.

Di mana, harga ekspor karet di bursa featured market, tidak hanya mengacu kepada jenis karet alam nasional.

"Tapi juga mengandung harga komoditas kualitas tinggi produksi negara lain," tuturnya.

Baca Juga: Menhub Dorong Pengunaan Karet untuk Kepentingan Transportasi Darat

Dia menambahkan, dalam penentuan harga ekspor di bursa Shanghai, di dalamnya terdapat jenis karet yang digunakan untuk industri kesehatan, yang memerlukan komoditas karet kualitas tinggi.

"Jadi, komoditas karet kualitas tinggi tersebut kemudian diperkirakan sedang terjadi over supply di Negari Tirai Bambu tersebut. Sehingga kemudian membuat harga ekspor karet anjlok," pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini