nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Ungkap Masih Ada Sengketa Lahan Antara Masyarakat-Perusahaan

Selasa 26 Februari 2019 13:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 26 470 2022985 presiden-jokowi-ungkap-masih-ada-sengketa-lahan-antara-masyarakat-perusahaan-aYucn4X5tZ.jpg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengungkap masih terdapat sengketa yang kerap terjadi antara masyarakat sipil dengan perusahaan penguasa lahan konsesi.

"Kemarin saat saya terakhir ke Bengkulu bertemu dengan seorang warga yang sebetulnya kampungnya sudah kampung lama, kemudian ada swasta yang diberi hak konsesi sehingga kampung ini masuk dalam konsesi itu, sehingga menjadi sengketa," kata Presiden dalam sambutan pembukaan rapat terbatas bertopik Kebijakan Pemanfaatan Tanah dalam Kawasan Hutan dilaksanakan di Kantor Presiden, seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Baca Juga: Kubu Jokowi Minta Prabowo Kembalikan Lahan HGU ke Negara

Menurut Presiden, sengketa tersebut juga masih ditemukan di Pulau Jawa. Sengketa kerap terjadi di kampung-kampung yang masuk ke kawasan Perhutani.

"Banyak kampung-kampung di kawasan Perhutani yang tidak bisa, misalnya, jalannya tidak bisa diaspal karena setiap mau mengaspal harus izin terlebih dahulu," katanya.

Untuk membenahi masalah tersebut, Presiden meminta sejumlah menteri terkait untuk segera menyelesaikan pendataan dan penataan tanah-tanah di kawasan hutan.

"Agar rakyat dapat manfaat, masyarakat hukum adat, masyarakat ulayat juga mendapatkan manfaat dari kegiatan ini kemudian inventarisasi dan verifikasi penguasaan tanah dalam kawasan hutan," demikian Presiden.

 Baca Juga: Jokowi: yang Ingin Kembalikan Konsensi Tanah ke Negara Saya Tunggu!

Pemerintah dalam 2 tahun terakhir telah menyerahkan lahan dalam program Perhutanan Sosial mencapai seluas 2,6 juta ha dari total 12,7 juta ha yang disiapkan.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini