Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Apple Bukan Lagi Perusahaan Inovatif, Simak Daftarnya

Okky Wanda lestari , Jurnalis-Senin, 04 Maret 2019 |08:17 WIB
Fakta Apple Bukan Lagi Perusahaan Inovatif, Simak Daftarnya
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

5. Stitch Fix

Pengecer e-commerce ini pada dasarnya adalah perusahaan analitik data yang menyamar sebagai layanan berlangganan pakaian. Stitch Fix, yang go public pada tahun 2017, menghasilkan USD1,2 miliar pada tahun fiskal 2018 dengan pendapatan USD45 juta dan menerima USD366 juta pada kuartal pertama tahun 2019.

Saham anjlok pada Desember setelah perusahaan melaporkan pertumbuhan yang lebih lemah dari perkiraan untuk kuartal pertama tahun fiskal 2019, yang berakhir 27 Oktober 2018. Namun, saham itu telah berbalik dan naik lebih dari 50% tahun ini.

6. Sweetgreen

Sebuah bisnis yang santai dan kasual, Sweetgreen memiliki 91 restoran di delapan negara bagian dan diperkirakan akan membuka lagi 15 tahun ini, menurut Fast Company. Fakta lain menunjukkan bahwa ia menemukan cara untuk mendapatkan makanannya kepada pelanggan lebih efisien dengan aplikasinya, yang telah diunduh oleh lebih dari satu juta orang.

7. Apeel Sciences

James Rogers ingin menemukan cara untuk memperlambat laju pembusukan makanan, jadi pada 2012 dia mendirikan Apeel Sciences dengan hibah dari Bill & Melinda Gates Foundation untuk menghasilkan penghalang dari bahan tanaman yang bisa dimakan. Mei lalu, perusahaan memulai debutnya pada alpukat di lebih dari 250 rantai bahan makanan. Apeel Sciences juga mengembangkan produk untuk puluhan kategori produk organik dan konvensional.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement