Sebelumnya, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah menyatakan, masuknya modal asing itu didorong tekanan ketidakpastian global yang semakin mereda, tak separah tahun lalu. Di mana, terlihat dari adanya negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan China untuk menemukan kesepakatan mengakhiri perang dagang.
Baca Juga: Dana Asing Masuk Indonesia Rp63 Triliun hingga Akhir Februari
Di sisi lain, kebijakan normalisasi moneter The Federal Reserve (The Fed) kian melambat. Bank Sentral AS itu diproyeksikan hanya menaikkan suku bunganya satu kali disepanjang tahun 2019, di mana pada tahun lalu mencapai empat kali. Kondisi itu pun berdampak pada penguatan Rupiah saat ini.
"Jadi Rupiah sekarang sudah sangat stabil sekali karena yang suplai ada (capital inflow)," katanya di Jakarta.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.