nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Mendag Minta Pemerintah Dorong Manufaktur dan UKM

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 11 Maret 2019 19:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 11 320 2028618 mantan-mendag-minta-pemerintah-dorong-manufaktur-dan-ukm-UUzam6vIms.jpg Foto: Mantan Menteri Perdagangan Kumpul di Kantor Kemendag

JAKARTA - Mantan Menteri Perdagangan berkumpul dalam satu forum pada sore hari ini di Kantor Kementerian Perdagangan. Forum diskusi ini diinisiasi langsung oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Beberapa Mantan Menteri Perdagangan yang hadir seperti Muhammad Lutfi, Bayu Krisnamurthi, Gita Wirjawan dan Maria Elka Pangestu. Kemudian ada Rahardi Ramelan, Muhammad Bob Hasan hingga Arifin Siregar yang memegang jabatan pada era Presiden Soeharto.

Baca Juga: Mantan Mendag Kumpul Bareng, Ini yang Dibahas

Ditemui usai diskusi, Enggar mengatakan forum diskusi ini sangat penting untuk mendapatkan masukan membangun ekonomi Indonesia, khususnya dalam sektor perdagangan tanah air . Sehingga di masa mendatang bisa lebih baik lagi.

"Beliau-beliau ini punya pengalaman di masa lalu dan hingga kini masih terus mengikuti perkembangan yang terjadi. Semua itu kita butuhkan untuk memajukan sektor perdagangan yang lebih hebat di masa mendatang," ujarnya saat ditemui Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Dalam forum tersebut lanjut Enggar, dirinya mendapatkan masukan yang berbeda-beda. Sebagai contohnya, Menteri Perdagangan pada Kabinet Pembangunan V Arifin Siregar mengusulkan untuk membangun industri manufaktur yang kompetitif dan efisien.

"Pak Arifin menekankan Indonesia harus serius memperbaiki daya saing. Caranya ialah dengan menarik investasi, membangun industri manufaktur yang kompetitif dan efisien. Tapi, itu juga tidak akan instan, harus ada jeda waktu hingga kita menikmati hasilnya," jelasnya.

Baca Juga: Indonesia-Filipina Tingkatkan Kerjasama Perdagangan dan Investasi

Sementara itu, Bob Hasan justru menyampaikan pandangannya tentang ekonomi kerakyatan. Menurutnya, perlu ada upaya serius bagi pemerintah untuk mensinergikan perusahaan besar dengan pelaku Usaha Kecil Menengah di pedesaan.

Artinya, perusahaan-perusahaan besar ini akan mengasuh dan memberikan pendampingan pada pelaku UMKM ini. Dengan cara seperti itu diharapkan produk-produk yang dihasilkan bisa memiliki kualitas dan nilai tambah yang tinggi di pasaran.

"Semua itu adalah masukan yang sangat positif. Saya senang semua pendahulu satu suara dan sangat peduli terhadap sektor perdagangan Indonesia," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini