nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tingkatkan Produksi Migas, 9 Lapangan Pertamina EP Terapkan EOR

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 20:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 12 320 2029089 tingkatkan-produksi-migas-9-lapangan-pertamina-ep-terapkan-eor-d3YsBuZvaS.jpg Foto: Reuters

VP Enhanced Oil Recovery Pertamina EP Andi W Bachtiar menjelaskan untuk meningkatkan produksi, pihaknya menempuh berbagai cara, antara lain mempercepat pengembangan struktur temuan eksplorasi di struktur Jatiasri, Bambu Besar, dan Akasia Bagus. Selain itu, memperketat pengendalian dan jaminan kualitas proyek-proyek pemboran, memperbanyak sumur outstep, memperkecil non productive time (NPT) pada operasi pemboran, dan proses pemboran dengan dogleg reamer, completion strategy, real time drilling monitoring.

“Kami juga melakukan EOR untukmemperoleh minyak dengan menggunakan material atau fluida khusus yang tidak terdapat dalam reservoar. Umumnya, EOR diterapkan pada lapangan minyak yang telah lama beroperasi dengan tujuan meningkatkan produksi," katanya.

Andi mengatakan, EOR dibutukan untuk mendapatkan ultimate oil secara ekonomis dari reservoar minyak, setelah perolehan dengan metode primer konvensional dan metode sekunder dilakukan.

“Potensi proyek waterflood dan EOR itu 69%. Total capex untuk waterflood project dan EOR USD776 juta untuk Lapangan Jirak, Ramba, Tanjung, Belimbing, Rantau, Tempino. Tanjung fullscale 2021,” ujar Andy.

Pertamina EP terus berupaya dalam mendorong keberlanjutan proyek EOR yang terdiri dari surfaktan, polimer, dan CO2 flooding. Andi menekankan perlunya dukungan stakeholder utama yang positif, khususnya dari Kementerian ESDM dan SKK Migas.

“Pertamina EP telah memiliki research and technology center (RTC) dan telah membuat serta melengkapi laboratorium EOR dengan biaya sebesar USD5 juta,” katanya.

Andi mengakui, tantangan dalam penerapan EOR di Pertamina EP adalah lapangan yang tersebar luas di seluruh Indonesia, tidak ada perusahaan yang bergerak di bidang kimia dari hulu sampai dengan hilir khususnya chemical EOR, selain itu perlu adanya peningkatan teknologi dan pengetahuan dalam bidang chemical EOR. “Apalagi EOR menjadi bagian dari Program Rencana dan Aksi (Renaksi) Nawacita milik Presiden,” katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini