nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Naik Terlalu Tajam, Saham Onix Capital Dalam Pengawasan BEI

Rabu 13 Maret 2019 13:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 13 278 2029344 naik-terlalu-tajam-saham-onix-capital-dalam-pengawasan-bei-ILL4aI25hX.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Onix Capital Tbk (OCAP) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). “Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity atas saham OCAP tersebut, perlu kami sampaikan bahwa BEI sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham OCAP," kata PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Martin Satria Bako dan PH Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI, Zakky Ghufron dilansir dari Harian Neraca, Rabu (13/3/2019).

Baca Juga: Suspensi Saham AISA, TMPI dan GREN Diperpanjang akibat Belum Bayar Denda

Oleh karena itu, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya. BEI juga meminta investor untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten bila belum mendapat persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

ihsg

Tercatat harga saham OCAP melonjak tinggi dan ditutup naik 24,86% ke level harga Rp1.105 pada perdagangan Senin (11/3) awal pekan kemarin. Fenomena tersebut berlanjut pada sesi perdagangan pertama Selasa (12/3), yang mana saham ditutup menguat 24,89% ke harga Rp1.380. Bahkan, selama periode Januari 2019 hingga kemarin, saham OCAP sudah melonjak 403,65% dan selama 30 hari terakhir naik 1.603%. Padahal, sejak pertengahan Februari 2019 saham OCAP masih terjebak di harga Rp54 per saham.

Onix Capital merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa seperti jasa konsultasi bidang bisnis, manajemen dan administrasi. Emiten tersebut, mulai melantai di BEI pada 10 November 2003 dengan harga IPO Rp200 per saham, di mana saham mayoritas dimiliki UOB Kay Hian (Hong Kong) sebanyak 45%, sedangkan saham yang dimiliki publik memiliki porsi hanya 12%.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini