JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan adanya tiga kebijakan yang telah dirumuskan pemerintah untuk mendorong peningkatan ekspor yang mengalami kelesuan akibat berkurangnya permintaan.
Darmin menyatakan kebijakan pertama adalah mendorong komoditas unggulan yang berorientasi ekspor yang terkait dengan revolusi industri 4.0 maupun non revolusi industri 4.0.
Industri yang terkait revolusi industri 4.0 adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan produk tekstil, elektronika, otomotif dan kimia. Sedangkan, sektor non revolusi industri 4.0 adalah industri perikanan, permesinan umum dan lainnya seperti kayu, karet dan furniture.
Baca Juga: Ekspor Furnitur Nasional Tembus USD1,69 Miliar
Kemudian, kebijakan kedua, melakukan simplifikasi prosedural untuk menekan biaya dan waktu dengan mengurangi komoditas yang wajib menyertakan Laporan Surveyor, mengurangi Lartas ekspor lainnya dan memfasilitasi penerbitan surat keterangan asal serta efisiensi logistik.
Kebijakan ketiga, melakukan diplomasi ekonomi terkait pengenaan tarif preferensi perdagangan bebas maupun penyelesaian sengketa dagang dan meningkatkan akses di pasar non tradisional serta memperkuat intelijen pasar di luar negeri.