nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

30 Tahun Lalu Bangunan 50 Lantai Dibangun Kontraktor Asing, Wapres JK: Sekarang Lokal

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 15:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 14 470 2029932 30-tahun-lalu-bangunan-50-lantai-dibangun-kontraktor-asing-wapres-jk-sekarang-lokal-vDM2nwK8w5.jpg Foto: Wakil Presiden Jusuf Kalla (Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut jika kontraktor dalam negeri sudah semakin berkembang. Bahkan saat ini keberadaan kontraktor lokal tidak kalah hebatnya dengan kontraktor asing.

Salah satu bukti tidak kalahnya kontraktor lokal dengan asing adalah dari pembangunan gedung-gedung bertingkat yang semakin banyak dibangun oleh perusahaan dalam negeri. Padahal dahulu, gedung-gedung bertingkat yang berdiri hanya dikerjakan oleh kontraktor asing.

"Kalau 20 sampai 30 tahun yang lalu kalau kita lihat bangunan tinggi masih dikuasai (dibangun) asing, sekarang sudah menjadi bagian kontraktor lokal," ujarnya di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

 Baca Juga: Jusuf Kalla: Jadi Kontraktor yang Bermanfaat bagi Negara

JK menambahkan, untuk saat ini saja pekerjaan infrastruktur sudah hampir seluruhnya dikerjakan oleh kontraktor lokal. Bahkan pengerjaan kereta Light Rail Transit (LRT) saja yang menggarapnya adalah kontraktor lokal.

Berdasarkan seingatan JK, hanya proyek MRT Jakarta saja yang dikerjakan full oleh asing. Sedangkan sisanya banyak yang dikerjakan oleh kontraktor lokal secara full maupun kerjasama.

"Sekarang kontraktor asing yang full hanya MRT Jakarta. Kalau LRT sudah perusahaan nasional," kata JK.

Meskipun begitu lanjut JK, para kontraktor lokal ini tidak boleh berpuas diri. Para kontraktor lokal harus meningkatkan profesionalismenya agar bisa terus berkembang.

"Karena itulah kita mengharapkan dalam dunia kontraktor profesionalisme," ucapnya.

 Baca Juga: Jepang Izinkan Kontraktor Lokal Garap Proyek MRT Fase II

Sebab menurut JK, selama ini kesuksesan kontraktor lokal untuk membangun gedung pencakar langit seperti saat ini tidak terlepas dari sikap profesionalisme. Maksudnya adalah, para kontraktor lokal tidak malu untuk bekerja sama dan belajar dari kontraktor asing.

"Dulu bangunan kita hanya 4 lantai sekarang 50 lantai itu dibutuhkan profesionalisme," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini