Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Emas Naik Efek Pelemahan Dolar

Harga Emas Naik Efek Pelemahan Dolar
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berbalik naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Kenaikan ini didukung oleh dolar AS yang melemah.

Dikutip dari Antaranews Sabtu (16/3/2019), penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru dan usulan penundaan Brexit oleh parlemen Inggris juga mendorong emas, sebagai salah satu aset safe haven, kata analis.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik USD7,80 atau 0,6%, menjadi ditutup pada USD1.302,90 per ounce, setelah logam mulia turun lebih dari satu persen selama hari sebelumnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,14% menjadi 96,59 pada pukul 17.21 GMT, tak lama sebelum penyelesaian emas berjangka.

Dolar AS dan logam mulia bergerak berlawanan arah, ketika dolar AS melemah sehingga emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Penguatan mata uang euro dan pound Inggris juga merangsang permintaan emas di luar negeri.

Logam mulia juga mendapat dukungan setelah penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru, yang menewaskan sedikitnya 49 orang.

Namun, reli Wall Street pada Jumat (15/3) membatasi kenaikan emas lebih lanjut.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 15,3 sen AS atau 1,01%, menjadi ditutup pada USD15,324 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD4,7 atau 0,57%, menjadi berakhir di USD831,80 per ounce

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement