nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Perintahkan Mentan Tanam Rempah-Rempah

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 19 Maret 2019 21:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 19 320 2032352 presiden-jokowi-perintahkan-mentan-tanam-rempah-rempah-0DFThVnBZ8.jpg Foto: Jokowi dengan HKTI (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong para petani untuk mempertimbangkan memilih komoditas-komoditas yang lain selain padi, selain jagung yang memiliki nilai yang tinggi. Jokowi menunjuk contoh misalnya kopi, kenapa tidak, pada daerah-daerah tertentu ini sangat menguntungkan.

“Rempah-rempah yang juga mulai dulu. Sudah mulai kita tinggalkan, saya perintah kepada Menteri Pertanian rempah-rempah harus dimulai lagi ditanam,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip laman setkab, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Hal ini dikatakan Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Koordinasi dan Diskusi Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), di Istana Negara.

 Baca Juga: Presiden Jokowi: Swasembada Pangan Tidak Bisa Instan

Kepala Negara mengingatkan, rempah-rempah itu merupakan kekuatan Indonesia sejak dulu, sejak dahulu kala. Ia mengingatkan, orang Eropa saja bertempur ke Indonesia gara-gara rebutan rempah-rempah.

Namun, Presiden Jokowi heran sekarang tidak ada yang tanam rempah-rempah. Selain itu, juga tidak ada yang melakukan peremajaan. “Keliru besar kita,” katanya.

Presiden mengaku sudah memerintahkan (menanam rempah-rempah) ini dalam 3 tahun yang lalu. Diakuinya penyiapan bibit-bibit disiapkan sudah dimulai. Tapi alangkah lebih baiknya, menurut Presiden, kalau HKTI juga ikut berbondong-bondong, mulai memikirkan kembali urusan yang berkaitan dengan rempah-rempah.

“Jangan kita berbelok arah, kemudian diambil oleh negara lain. Lada ini udah diambil oleh Vietnam. Baru saja ngambilnya juga. Kita sudah hampir kalah. Kita rajanya lada jadi hati-hati mengenai ini,” tegas Presiden Jokowi.

 Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Rakor HKTI di Istana Negara

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Mensesneg Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua Badan Pertimbangan HKTI Oesman Sapta, dan jajaran pengurus HKTI.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini