
Perusahaan memang berencana menggunakan dana IPO untuk untuk belanja modal berupa tanah sebanyak 23,03%. Lalu sekitar 15,81% digunakan untuk pembayaran uang muka kepada kontraktor untuk membangun pabrik, serta 61,16% sisanya akan digunakan sebagai pembayaran uang muka pembelian mesin baru untuk produksi.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek (underwriter). Selain IPO, perusahaan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 56 juta saran seri I sebanyak 16,47% dari total jumlah saham ditempatkan pada saat pernyataan pendaftaran. Harga pelaksanaan waran sebesar Rp400 per saham.
Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru. Setiap pemegang tiga saham baru berhak memperoleh satu waran seri I.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.